Bahas Anggaran Penanganan Corona, Komisi IX-Menkes Gelar Rapat Tertutup

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 13:49 WIB
Rapat Komisi IX DPR bersama Menkes Terawan bahas virus corona
Ilustrasi rapat Komisi IX DPR. (Foto: Rolando/detikcom)
Jakarta -

Komisi IX DPR RI mengagendakan rapat kerja (raker) dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto hari ini. Salah satu topik yang dibahas dalam raker tersebut yakni evaluasi penanganan pandemi virus Corona (COVID-19) di Indonesia.

Rapat sedianya digelar secara virtual dan dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX, Ansory Siregar. Namun, pimpinan, anggota Komisi IX beserta Menkes menyepakati gelaran rapat dilakukan secara tertutup.

"Rapat dihadiri oleh 18 anggota Komisi IX baik secara fisik dan virtual. Dan dinyatakan rapat ini secara tertutup," kata Ansory dalam rapat sambil mengetuk palu, Senin (4/5/2020).

Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi IX Rahmat Daryono menjelaskan bahwa rapat dengan Menkes hari ini membahas dua topik. Salah satunya yakni evaluasi penanganan pandemi virus Corona.

"Bahannya evaluasi proses pengendalian COVID serta penjelasan anggaran," sebut Rahmat.

Rahmat mengaku juga mengikuti jalannya rapat. Saat dimintai konfirmasi pukul 12.30 WIB, menurut anggota Fraksi PDIP itu, raker dengan Menkes memasuki sesi tanya jawab.

"Rapat lagi proses ini, sesi tanya jawab," terang Rahmat.

Berdasarkan bahan presentasi Menkes dalam rapat yang didapat detikcom, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengusulkan anggaran penanganan wabah virus Corona, salah satunya adalah biaya rawat inap pasien terkait Corona. Estimasi Kemenkes, biaya rawat inap pasien terkait Corona sebsar Rp 45 triliun.

"B. Fokus anggaran yang diusulkan Kemenkes: Estimasi biaya klaim pasien rawat inap COVID-19 sebesar Rp 45.000.000.000.000. Insentif nakes (tenaga kesehatan) Rp 5.225.100.000.000. Santunan kematian nakes Rp 300.000.000.000," demikian petikan bahan presentasi Menkes.

(zak/elz)