Polisi Upayakan Laporan Perusakan Kedai Tuak di Sumut Tuntas Kekeluargaan

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 11:39 WIB
Screenshot video viral warung tuak diminta tutup di Deli Serdang
Screenshot video viral kedai tuak diminta tutup di Deli Serdang.
Deli Serdang -

Polisi mengatakan sedang mengupayakan laporan dugaan perusakan kedai tuak milik Lamria Manullang di Batang Kuis, Deli Serdang, bisa dituntaskan secara kekeluargaan. Meski demikian, polisi masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus itu.

"Sedang kita upayakan. Untuk pemeriksaan masih berjalan," kata Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi, Senin (4/5/2020).

Yemi tak menjelaskan detail berapa orang saksi yang sudah diperiksa. Dia hanya menyebut Ketua FPI Batang Kuis Iskandar Ansor yang telah meminta maaf terkait keributan di kedai tuak tersebut juga menjadi saksi.

"Masih sebagai saksi kami periksa," tuturnya.

Sebelumnya, dilihat detikcom, Rabu (29/4), beredar video viral yang berisi seorang wanita sedang mempertahankan kedai miliknya saat diminta tutup oleh sekelompok orang. Dia mengatakan warung miliknya tetap buka untuk mencari makan sehari-hari.

"Pak, saya makan dari mana. Saya warga sini loh. Saya makan dari mana. Bapak ini bagaimana? Bisa Bapak kasih aku makan? Pak, bisa Bapak kasih aku makan?" kata wanita dalam video itu.

Wanita itu juga mengatakan telah menutupi warung miliknya agar tidak terlihat dari bagian luar. Wanita itu juga memprotes barang-barang miliknya yang akan diambil.

Cekcok Massa FPI dan Pemilik Kedai Tuak yang Buka di Bulan Ramadhan:

Selanjutnya
Halaman
1 2