Komisi IX DPR Soal Relaksasi PSBB: Boleh, Asal Physical Distancing Ketat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 08:42 WIB
Melki Laka Lena
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena (Foto: Nur Indah/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah lewat Menko Polhukam Mahfud Md tengah mengkaji relaksasi atau pelonggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena menilai relaksasi PSBB boleh dilakukan asalkan penegakan sanksi pelaksanaan social dan physical distancing harus dilakukan dengan ketat.

"Penyesuaian kebijakan termasuk relaksasi PSBB bisa dilalukan asalkan penegakan sanksi pelaksanaan social dan physical distancing harus dilakukan dengan ketat," kata Melki saat dihubungi, Minggu (3/5/2020).

Melki mengatakan pemerintah selalu melakukan evaluasi berkala terkait penanganan COVID-19, baik dari aspek kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya. Menurutnya, evaluasi ini tentu bisa saja tetap konsisten dengan kebijakan PSBB saat ini atau bisa dilakukan relaksasi.

"Yang penting prinsip dasar pencegahan dan pemutusan COVID-19 harus dilakukan dengan konsisten dan disiplin lalukan protokol kesehatan," katanya.

"Relaksasi boleh dengan prinsip social distancing dan physical distancing ketat. Sanksi dan penegakan dilakukan secara tegas sesuai aturan untuk mendisiplinkan," sambungnya.

Jokowi Minta Penerapan PSBB Jangan Kendor:

Selanjutnya
Halaman
1 2