Nekat ke Mesir, Anggota BURT Wakili Kepentingan Pribadi
Jumat, 16 Des 2005 11:50 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI nekat berangkat ke Mesir meski sudah dilarang oleh pimpinan DPR agar tidak melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Mereka pun dituding hanya membawa misi pribadi."Kalau ada anggota DPR yang melakukan kunjungan kerja ke Mesir dengan tujuan mencari masukan untuk RUU Perjudian, jelas itu hanya misi pribadi sebagai anggota DPR. Hal itu tidak bisa dikaitkan sebagai wakil Komisi III, BURT, atau badan legislasi," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Almuzammil Yusuf kepada detikcom, Jumat (16/12/2005).Ironis memang. Meski sudah dilarang pelesir ke luar negeri, 24 anggota DPR tetap bepergian ke Mesir. Tidak tanggung-tanggung, kunjungan plus jalan-jalan ini akan berlangsung selama 8 hari. Satu orang wakil Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Suryama batal ikut karena dilarang partainya.Selama di Mesir pada 16-19 Desember, 24 anggota DPR akan mengunjungi lokasi wisata seperti piramid, musium, sphynx dan kota Alexandria. Setelah itu, pada tanggal 20, mereka akan menuju ke Doha, Qatar. Dan khusus untuk tanggal 21, agenda kegiatan yang tertulis adalah belanja (shopping). Barulah pada tanggal 22, rombongan akan bertolak ke Jakarta via Singapura.Dan tidak hanya anggota DPR saja yang ikut jalan-jalan kali ini. Beberapa anggota DPR juga membawa anggota keluarga dan sekretarisnya.Wisata anggota dewan ini menggunakan agen perjalanan Dwidaya Tour. Biaya yang dihabiskan perorangnya mencapai US$ 4.295. Rinciannya tiket pulang pergi US$ 2.735 dan uang saku US$ 195 perhari.
(san/)











































