Round-Up

Babak Baru Polemik Luhut Vs Said Didu

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 03 Mei 2020 08:00 WIB
Muhamad Said Didu
Said Didu (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Bareskrim Polri memanggil mantan Sekretaris BUMN Said Didu untuk diperiksa. Pemanggilan itu atas laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Ya, benar (Bareskrim panggil Said Didu). Kasus pencemaran nama baik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (1/5/2020).

Pemanggilan Said Didu tertuang dalam Surat Panggilan Nomor S.Pgl/64/IV/RES.1.1.14/2020/Dittipidsiber. Surat itu diterbitkan pada 28 April 2020.

Dalam surat itu ditulis pertimbangan pemanggilan adalah untuk kepentingan pemeriksaan dalam rangka penyidikan tindak pidana. Said Didu diminta hadir di Lantai 15 kantor Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Senin (4/5) pukul 10.00 WIB.

Terdapat nama pelapor kasus ini, yaitu Arief Pratamijaya. Ternyata Arief adalah kuasa hukum Luhut, perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik.

"Saya kuasa hukum pelapor, Pak Luhut Binsar Panjaitan, dengan Surat Kuasa Khusus tertanggal 8 April 2020," ucap Arief lewat pesan singkat kepada detikcom, Jumat (1/5).