ACT dan Pemprov DKI Luncurkan Jakarta Care Line Bantu Terdampak Corona

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2020 19:42 WIB
ACT
Foto: ACT
Jakarta -

Selama pandemi COVID-19, Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meredam dampak sosial ekonomi dari wabah tersebut. Salah satunya melalui peluncuran program Jakarta Care Line bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diluncurkan hari ini, Jakarta Care Line menjadi bentuk nyata dari sinergi ACT dan Pemprov DKI Jakarta dalam gerakan Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah sebuah inovasi dalam kolaborasi di bidang sosial di tengah pandemi yang menyebabkan penurunan kegiatan ekonomi.

"Hari ini Jakarta sedang mengalami masalah besar karena kegiatan ekonomi diturunkan. Karena itu kita memberikan bantuan sosial yang terus dilakukan secara berkala. Di Jakarta terdapat 3,5-3,6 juta kepala keluarga, terdapat 1,2 juta KK yang masuk daftar mereka yang membutuhkan. Namun, kondisi saat ini, yang mulanya mereka tidak terdata berpenghasilan rendah, sekarang jumlahnya yang memerlukan bantuan semakin meningkat. Saya mengapresiasi ACT yang langsung bertindak cepat dimana menciptakan sebuah sistem yang bisa menghubungkan antara mereka yang memiliki harta lebih, dapat memberikan langsung ke mereka yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020).

Jakarta Care Line merupakan layanan pengadaan pangan gratis berbasis teknologi sebagai solusi untuk pemenuhan kebutuhan pangan, terutama beras, bagi warga DKI Jakarta yang terdampak COVID-19. Selain Anies, peluncuran ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin, dan Presiden ACT Ibnu Khajar di Menara 165.

Anies juga mengapresiasi program kolaborasi Jakarta Care Line dan berharap bahwa masyarakat dapat bersama-sama mendukung program ini. Menurutnya, Jakarta Care Line adalah sebuah terobosan yang diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk seluruh Indonesia, dalam menghadapi kebutuhan pangan selama terjadinya pandemi ini.

"Sistem ini sangat menarik karena tidak melalui pemerintah tetapi langsung antar masyarakat. Untuk itu, kami mengundang kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk memberikan sesuatu kepada sebagian (warga) yang sangat membutuhkan melalui program ini. Ini kegiatan mulia yang harus didukung, harus dibesarkan, dan masyarakat harus ikut mendukung juga. Selain itu, saya juga berharap, ACT dapat terus meneruskan good government yang ada dan menjaga amanah yang dititipkan kepada ACT. Alhamdulillah amanah tersebut dapat terus ditunjukkan ACT melalui berbagai program-programnya," imbuhnya.

Adapun Jakarta Care Line mengadopsi program Humanity Care Line ACT. Terkait proses pengiriman bantuan, ACT melibatkan ojek daring sebagai kurir paket pangan. Sistem Humanity Care Line pun terus dikembangkan sehingga mampu melayani panggilan masyarakat selama 24 jam. Hal ini karena kebutuhan pangan di masyarakat semakin masif, sehingga perlu ada layanan publik dengan kecepatan dan efisiensi dalam pengelolaannya.

Hingga saat ini, 98,4% dari total target pendistribusian bantuan beras telah disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Banyaknya penerima manfaat penerima yang dijangkau dalam tempo yang singkat, menjadi catatan tersendiri atas ketepatan dan kecepatan dalam sistem yang dijalankan.

"Maka, teruslah berinovasi. Inovasi tidak hanya terjadi di bidang profit, namun juga di bidang sosial untuk nonprofit. Insyaallah ini adalah program yang bermanfaat untuk masyarakat. Jakarta Care Line menjadi bagian nyata dari Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB). Hal ini perlu diapresiasi, perlu mendapat dukungan dari banyak pihak. Kami ingin menjembatani dan memfasilitasi aggregator seperti ACT ini. Selain itu, kami ingin sekali yang muncul setelah pandemi dan pembatasan ini adalah semakin munculnya solidaritas sosial," ungkap Anies.

Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin menyatakan program Jakarta Care Line distimulasi oleh kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait KSBB. Dalam hal ini, KSBB sangat menyemangati ACT dan mewujudkan kolaborasi tersebut dalam sebuah program bernama Jakarta Care Line.

"Saat ini Jakarta Care Line tidak hanya melayani warga Jakarta, namun juga akan melayani daerah sekitarnya seperti Depok, Bekasi, dan lainnya. Semoga program ini bisa menjadi program di daerah lain seperti Surabaya Care Line, Bandung Care Line. Semoga program kolaborasi ini dapat menjadi gerakan sosial lainnya. Seperti saat ini kita menyaksikan dan merasakan bahwa tidak hanya permasalahan kesehatan, namun juga ekonomi masyarakat. Dengan pelarangan mudik, maka kami membayangkan akan semakin banyak warga yang memerlukan bantuan selama pandemi ini," katanya.

Hingga hari ini, total telepon yang masuk melalui program Humanity Care Line mencapai 19 ribu penelepon. Selain menjadi medium untuk donasi umum, Humanity Care Line dan Jakarta Care Line akan menjadi medium untuk donasi zakat mal dan fitrah selama Ramadan ini. Dengan begitu peluncuran Jakarta Care Line akan dapat memaksimalkan pendistribusian bantuan untuk masyarakat.

"Kami akan melakukan yang terbaik dalam menghadirkan bantuan dalam masa pandemi ini. Ayo kita membersamai masyarakat untuk melewati kesulitan ini. Semoga ada jutaan kebaikan yang bisa dihampar melalui program Jakarta Care Line. Semakin banyak target yang didistribusikan, semakin tepat dan cepat. Kami berharap sekali, semoga Jakarta Care Line menjadi layanan sosial yang bisa menjadi gerakan nasional. Misalnya, Indonesia Care Line yang diawali oleh Jakarta Care Line ini. Hal ini karena kami melihat layanan bantuan pangan ini sudah dibutuhkan juga untuk skala nasional. Selain itu, dalam program ini kami juga menerima zakat mal dan zakat fitrah. Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memaksimalkan kebaikan-kebaikan," tambahnya.

Selain itu, semangat Bersama Bangun Bangsa juga diwujudkan dengan keterlibatan publik untuk mengentaskan problematika multidimensi yang muncul akibat COVID-19. Selain terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan bantuan pangan, publik juga bisa menelepon untuk merekomendasikan warga sekitarnya yang membutuhkan melalui nomor bebas pulsa 0800-1165-228.

Program ini juga terbuka untuk para dermawan yang ingin berkontribusi membantu sesama. Masyarakat dapat menyalurkan kepeduliannya melalui situs resmi www.Indonesiadermawan.id/JakartaCareLine! Melalui uluran tangan dan saluran kedermawanan, masyarakat telah bisa menjadi pahlawan bagi mereka yang membutuhkan.

(mul/ega)