Warga NTB Demo Masjid Ditutup untuk Tarawih, MUI: Protokol Medis Ditegakkan

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2020 07:45 WIB
Sekjen MUI Anwar Abbas.
Foto: Sekjen MUI Anwar Abbas. (Rahel-detikcom)
Lombok Barat -

Video sejumlah warga melakukan aksi demo di Masjid Jami' Shaleh Hambali, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) viral di media sosial. Warga meminta masjid untuk dibuka kembali agar warga bisa menunaikan Salat Tarawih dan Salat Jumat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas meminta masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah demi keselamatan bersama, yakni beribadah di rumah masing-masing.

"Protokol medis harus ditegakkan," ujar Anwar ketika dihubungi detikcom, Jumat (1/5/2020).

Anwar menyebut pemerintah daerah setempat harus bergerak. Menuruntya larangan pemerintah soal berkumpul di tempat umum sudah jelas.

"Pemerintah melarang orang berkumpul-kumpul, jadi jangan sampai pemerintah membubarkan orang Salat Tarawih, yang dibubarkan adalah orang yang berkumpul kumpul yang akan Salat Tarawih," kata Anwar.

Pemerintah dan warga, sebut Anwar, harus dapat mengidentifikasi apakah daerah setempat merupakan zona hijau atau merah penyebaran Corona. Jika masuk zona merah, ia sangat tidak menganjurkan warga salat berjamaah di masjid karena dapat membahayakan kondisi diri sendiri maupun orang lain.

"Masjid jangan dikunci, tapi orang nggak boleh masuk ke situ, maksudnya orang nggak boleh salat berjamaah di situ, kalau orang satu-satu (salat) ya boleh saja," tandasnya.

Ulama serta pemerintah setempat diminta untuk saling bahu membahu mengingatkan warga untuk tetap mengutamakan keselamatan diri. Salah satunya dengan beribadah di rumah.

Video warga berkumpul di halaman sebuah masjid viral di media sosial (medsos). Warga disebutkan keberatan dengan keputusan masjid ditutup untuk pelaksanaan salat tarawih dan jumatan.

Dalam video berdurasi 26 detik tersebut, tampak warga berkumpul dan meminta masjid dibuka. Video tersebut diambil pada malam hari.

"Buka, buka, buka," demikian ucap warga dalam video tersebut.

Simak juga video Warga Nekat Tarawih, Listrik Masjid di Parepare Diduga Diputus:

(isa/maa)