Dipanggil Bareskrim, Said Didu Dilaporkan Cemarkan Nama Baik Luhut Binsar

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 01 Mei 2020 15:48 WIB
Luhut Binsar Panjaitan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu dipanggil untuk diperiksa oleh Bareskrim Polri terkait laporan pencemaran nama baik. Ternyata perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Saya kuasa hukum pelapor, Pak Luhut Binsar Panjaitan, dengan Surat Kuasa Khusus tertanggal 8 April 2020," ucap Arief lewat pesan singkat kepada detikcom, Jumat (1/5/2020).

Arief melaporkan Said Didu atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang penyebaran berita bohong dan penghinaan.

"Laporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 35 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3), Penyebaran berita bohong UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 ayat (1) dan/atau ayat (2) dan/atau Pasal 15, Penghinaan Pasal 310 dan 311 KUHP yang dilakukan oleh MUHAMMAD SAID DIDU," ujar Arief.

Arief mengatakan pelaporan ini didasari unggahan video akun YouTube Said Didu berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, UANG,' yang berdurasi 22,44 menit. Arief menyebut pernyataan Said Didu dalam video tersebut disiarkan berulang-ulang dan beredar di media sosial.

Klarifikasi Said Didu soal Pernyataan 'Luhut Hanya Pikirkan Uang':

Selanjutnya
Halaman
1 2