Mutasi di Tubuh Polri, 9 Kapolda Diganti dari Jateng Hingga NTB

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 01 Mei 2020 09:55 WIB
Gedung Markas Besar POLRI Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Rengga Sancaya/detikcom.
Foto: Mabes Polri (Rengga Sancaya-detikcom)
Jakarta -

Polri kembali melakukan mutasi dan promosi sejumlah pejabat tinggi (pati). Ada 9 Kapolda diganti.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/1377/V/KEP./2020 dan surat telegram yang lain, bernomor ST/1378/V/KEP./2020, yang terbit pada Jumat (1/5/2020). Surat itu ditandatangani atas nama Kapolri, oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dalam surat tersebut tertuang jabatan Kapolda Jawa Tengah (Jateng) akan ditinggalkan Irjen Rycko Amelza Dahniel. Dia dipromosikan pada job bintang tiga yaitu Kabaintelkam Polri, menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto yang ditunjuk sebagai Irwasum Polri.

Jabatan Kapolda Jateng akan diisi oleh Brigjen Ahmad Lutfhi yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda Jateng. Tekait jabatan Irwasum, Komjen Moechgiyarto dimutasi menjadi Anjak Utama Baharkam Polri.

Kemudian jabatan Kapolda Jawa Timur (Jatim) akan ditinggalkan Irjen Luki Hermawan. Dia dimutasi menjadi Wakalemdiklat Polri, menggantikan Irjen Boy Rafli Amar yang mendapat promosi job bintang tiga menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).

Jabatan Kapolda Jatim akan diisi oleh Irjen Fadil Imran yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Kapolri bidang Sosial Budaya. Terkait jabatan Kepala BNPT, Komjen Suhardi Alius dimutasi sebagai Anjak Utama Bareskrim Polri.

Sementara itu jabatan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) akan ditinggalkan Irjen Priyo Widyanto. Dia ditunjuk menggantikan jabatan Staf Ahli Kapolri bidang Sosial Budaya. Jabatan Kapolda Sumsel akan diisi oleh Irjen Eko Indra Heri, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM).

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2