KKP Bagikan Nasi Ikan untuk Berbuka Puasa Sampai ke Warga Perbatasan

Reyhan Diandra - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 22:35 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan nasi ikan kepada masyarakat terdampak COVID-19 menjelang berbuka puasa.

Paket nasi bungkus yang terdiri dari lauk ikan dan berbagai lauk lain tersebut, dibagikan oleh para petugas pada 47 unit pelaksana teknis (UPT) BKIPM yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Pembagian ini dilakukan serentak, sesuai seruan Pak Menteri untuk membangun kesetiakawanan sosial," jelas Kepala BKIPM Rina, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2020).

Menurut Rina, bantuan nasi ikan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan imunitas melalui konsumsi ikan. Adapun dalam penyerahan bantuan, para petugas tetap melaksanakan protokol menjaga jarak fisik (physical distancing).

"Makan ikan dan melakukan physical distancing. Petugas kita di lapangan juga melakukan ini, termasuk saat menyerahkan nasi ikan ini," ujar Rina.

Rina menyebutkan, pembagian paket nasi ikan ini juga dilakukan di perbatasan seperti Batam dan Entikong. Bahkan masyarakat di Bumi Cenderawasih turut antusias dengan adanya bantuan nasi ikan tersebut.

Rina pun memastikan bahwa paket nasi ikan ini tak menggunakan anggaran negara. Sebaliknya para pegawai UPT BKIPM bersolidaritas dengan mengumpulkan uang dan menggunakan dana tersebut untuk membeli makanan dari warung di sekitar UPT.

"Kita murni bersolidaritas, semoga pandemi cepat berlalu dan semuanya kembali normal," pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengajak masyarakat agar rajin mengonsumsi ikan untuk asupan protein sekaligus upaya menangkal virus COVID-19. Gerakan Nasi Ikan bukanlah satu-satunya kegiatan yang digelar KKP selama pandemi Corona melanda.

Sebelumnya KKP juga sudah membagikan alat pelindung diri (APD) kepada para nelayan, membagikan olahan perikanan kepada para petugas medis, serta menggandeng para pelaku usaha di bidang perikanan untuk membagikan bermacam-macam ikan segar dan paket sembako di 34 provinsi.

(mul/mpr)