Pantauan Jakarta Sepekan Terakhir: Pergerakan Publik Turun Saat Wabah Corona

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 19:48 WIB
Suasana lalu lintas di Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (14/4/2020). Memasuki hari kelima pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta lalu lintas di Ibu kota terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.
Jakarta saat PSBB karena wabah virus Corona. (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Jakarta -

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih diberlakukan di Jakarta demi menangkal wabah virus Corona. Data yang ditampilkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan penurunan pergerakan penduduk Jakarta selama sepekan terakhir.

Data ini diakses detikcom dari situs Corona Jakarta, Kamis (30/4/2020), pukul 18.00 WIB. Pada bagian visualisasi data, terdapat fitur pemantauan mobilitas publik.

Kepadatan kendaraan tujuh hari terakhir terpantau fluktuatif dan menurun di 30 April ini. Sebagaimana terlihat di kurva, pada 22 April kepadatan kendaraan sebesar 167.029, pada 23 April meningkat menjadi 234.425, kemudian turun pada 24 April menjadi 209.888.

Kepadatan kendaraan pada 24, 25, 27, 28, dan 30 April berturut-turut adalah 209.191; 138.026; 205.905; 200.352; dan berakhir pada angka 119.844.

Data Pemantauan Mobilitas Publik DKI, 30 April 2020. (Dok Pemprov DKI)Data Pemantauan Mobilitas Publik DKI, 30 April 2020. (Dok. Pemprov DKI)

Pemprov DKI juga menyajikan data pantauan kepadatan kendaraan hari ini terhadap 20 dari 44 kecamatan di Jakarta. Grafiknya disusun berdasarkan data per 15 menit.

Terlihat, Kecamatan Gambir punya kepadatan kendaraan paling tinggi pada hari ini. Data terakhir yang masuk pukul 15.00 WIB tadi, ada kepadatan kendaraan di Gambir mencapai angka 251 pada pukul 15.00 WIB. Kepadatan terendah ada di Jagakarsa dengan kepadatan kendaraan di angka 3 pada pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya
Halaman
1 2