DPRD Minta Gubernur Sumbar Segera Salurkan Bantuan Warga Terdampak Corona

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 17:12 WIB
Sejumlah anggota DPRD Sumbar meminta Gubernur menyalurkan bantuan untuk warga (Jeka-detikcom)
Sejumlah anggota DPRD Sumbar meminta Gubernur menyalurkan bantuan untuk warga. (Jeka/detikcom)
Padang -

Sejumlah anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) meminta Gubernur Sumbar Irwan Prayitno segera memberikan bantuan bagi warga yang terkena dampak COVID-19. Selama ini bantuan untuk warga disebut belum mengalir.

"Kita beri waktu sampai Senin. Paling lambat Senin itu sudah disalurkan. Kasihan masyarakat, sampai hari ini disuruh berdiam diri di rumah, tapi tidak ada lagi beras yang mau dimasak. Bantuan yang diharapkan selama PSBB juga tak kunjung datang," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar, Hidayat, kepada wartawan di gedung Dewan, Kamis (30/4/2020).

Dia mengatakan bantuan harus cair pekan depan. Jika tidak, katanya, Irwan bakal dinilai gagal dalam menangani dampak penyebaran virus Corona.

"Harus ada yang cair per Senin mendatang. Kalau tidak berarti Gubernur gagal sebagai panglima penanganan COVID di daerah ini," ujar Hidayat.

Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Golkar, Afrizal, menyatakan bantuan belum juga diberikan meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah diterapkan selama 9 hari. Menurutnya, hal ini memberatkan masyarakat.

"Seharusnya, penetapan PSBB diikuti dengan pemberian bantuan kepada masyarakat. PSBB sudah berlaku, tapi bantuan tak kunjung ada," ujar Afrizal.

Dia juga mengatakan ada beberapa pihak yang bakal menggugat lewat jalur hukum jika bantuan tak kunjung disalurkan. Afrizal berharap Irwan tak lalai dalam membantu warga.

"Saya sudah tanyakan kepada rekan-rekan hukum, secara pribadi masyarakat bisa mengajukan kepala daerah yang lalai dan menelantarkan masyarakatnya ke PTUN. Kalau gubernur tak siap, beberapa kawan-kawan sudah akan mengajukan gugatan," ucapnya.

Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat, HM Nurnas, mengatakan permintaan agar Irwan segera mencairkan bantuan ini bertujuan membantu warga. Dia menyayangkan sikap Pemprov yang meminta warga tetap di rumah tapi tak memberikan bantuan.

"Ultimatum kita ini jangan menyerempet ke politik, tapi tetap pada tatanan hari ini. Tujuan PSBB kan mengurangi penyebaran COVID-19, tapi justru saat ini korban kita semakin bertambah dan hal penting adalah orang disuruh di rumah, tapi bantuan tak ada. Ini yang menjadi fokus kita," kata Nurnas.

(haf/haf)