Round-Up

Pandemi Corona Bikin Satwa Medan Zoo Terancam Kelaparan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Apr 2020 06:16 WIB
Pemprov DKI Jakarta selama dua pekan ke depan resmi menutup sejumlah tempat wisata di Ibu Kota. Salah satunya Kebun Binatang Ragunan.
Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pandemi Corona terbukti memberikan dampak terhadap berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali terhadap kelangsungan hidup satwa di penangkarannya. Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) turut terancam kehabisan pasokan makanan gegara nihil pengunjung.

Khawatir dengan menipisnya pasokan pakan untuk satwa. Karyawan Medan Zoo pun berinisiatif menggalang dana untuk membeli makanan hewan.

"Untuk saat ini masih ada untuk makanan hewan. Tapi beberapa hari ke depan belum ada jalan keluar. Pengumpulan koin sedang dilakukan oleh karyawan," ujar Dirut PD Pembangunan Kota Medan, Putrama, Senin (27/4/2020).

Penggalan dana tersebut dilakukan via media sosial. Petugas akan menjemput ke rumah warga yang hendak memberikan donasi.

"Penggalangan dari medsos, kalau ada yang mau ngasih kita jemput. Karena sekarang masih ada anjuran untuk stay at home, pengumpulan dana terkendala juga karena itu," tuturnya.

Putrama mengatakan, biasanya pakan hewan berasal dari tiket masuk pengunjung. Namun selama pandemi Corona kebun binatang terpaksa harus ditutup.

"Karena biaya makan hewan dan gaji pegawai hanya mengandalkan dari karcis, tidak ada APBD. Sekarang mohon dana sana sini dan sebagian pinjam," katanya.

Untuk makanan hewan, kata Putrama, setiap hari pihaknya menghabiskan uang sebesar Rp 3 juta. Hewan jenis harimau dan gajah disebutnya paling banyak membutuhkan biaya tiap hari.

"Daging untuk 14 ekor harimau dan gajah yang terutama. Kalau per ekor harimau kebutuhannya 3 sampai 4 kilo per hari. Kurang-lebih Rp 3 juta per hari untuk makan," jelasnya.

DPRD Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan turun tangan mengatasi masalah tersebut. Menurutnya harus ada terobosan untuk menyelamatkan hewan untuk tetap hidup.

"Itu tanggung jawab kita semua, terutama Pemko. Menurut saya, mereka (Pemko) harus membuat terobosan," kata Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala, Rabu (29/4).

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2