Viral Kedai Tuak di Sumut Dipaksa Tutup, Polisi: Ketua FPI Sudah Minta Maaf

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 19:26 WIB
Tindak lanjut terkait viral kedai tuak diminta tutup (dok. Istimewa)
Tindak lanjut terkait viral kedai tuak diminta tutup. (Foto: Istimewa)
Deli Serdang -

Sebuah video viral menunjukkan ada kedai tuak di Deli Serdang, Sumut, yang dipaksa tutup oleh sekelompok orang saat bulan Ramadhan viral. Polisi mengatakan Ketua FPI setempat sebagai pihak diduga pemaksa kedai tutup sudah meminta maaf ke pemilik kedai.

"Sudah dua kali pertemuan di Polsek Batang Kuis sampai hari ini dan Ketua FPI Batang Kuis juga sudah membuat permohonan maaf secara tertulis dan tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi, Rabu (29/4/2020).

Dia mengatakan pemilik kedai tuak itu juga sudah memaafkan para pelaku. Namun dia mengatakan pemilik kedai tetap membuat laporan polisi di Polresta Deli Serdang.

"Di sisi lain pihak pemilik warung sudah memaafkan tetapi terap membuat laporannya di Polresta Deli Serdang dan dampingi Kapolsek serta kuasa hukumnya," ucapnya.

Yemi menyebut peristiwa itu dipicu oleh kedai tuak yang tetap buka saat Ramadhan. Menurutnya, kepala lingkungan setempat juga sudah mengingatkan pemilik kedai.