Bentuk ASN Smart, KKP Beri Pelatihan Daring Wirausaha hingga Budaya Kerja

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 29 Apr 2020 16:00 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Sebanyak 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengikuti pelatihan budaya kerja yang digelar secara online. Kegiatan ini akan digelar selama 4 hari, yaitu mulai 28 April hingga 1 Mei 2020 yang selanjutnya akan diikuti dengan kelas-kelas berikutnya secara bersamaan dengan peserta dan jenis pelatihan berbeda.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Sjarief Widjaja dan akan diselenggarakan di Balai Diklat Aparatur (BDA) Sukamandi.

"Di tengah situasi pandemi ini, pengembangan kapasitas SDM kita harus tetap dilaksanakan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada. Dengan pelatihan dalam jaringan (daring) atau online ini, transfer ilmu pengetahuan tetap bisa dilaksanakan meski dalam kondisi physical distancing," jelas Sjarief dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2020).

Sjarief menuturkan pelatihan budaya kerja ini dilaksanakan dalam upaya mewujudkan good government dan clean governance di lingkungan KKP. ASN KKP dibekali dengan budaya kerja yang kompeten, profesional, dan berkepribadian.

"Melalui pelatihan ini, ASN KKP dapat memahami budaya kerja dengan mempelajari bahan ajar, modul, maupun melihat video terkait yang sudah disiapkan. Melalui pendalaman materi pada pelatihan budaya kerja ini, diharapkan budaya kerja di KKP akan semakin baik lagi," ujar Sjarief.

Sjarief meyakini pengembangan SDM kelautan dan perikanan ini memiliki peranan strategis dalam mendukung pencapaian pembangunan kelautan dan perikanan secara keseluruhan. Peranan strategis tersebut dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan.

"Kita mendorong dan mempercepat peningkatan kapasitas SDM kelautan dan perikanan sehingga memiliki kompetensi yang diharapkan," tandas Sjarief.

Sjarief menilai, pelatihan budaya kerja berkepribadian ini sangat penting. Pasalnya, saat ini Indonesia berada di peringkat ke-77 dari 119 negara dalam Global Talent Competitiveness Index dengan nilai 38,04. Untuk memperbaiki indeks tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerapkan Human Capital Management Strategy menuju Smart ASN 2024.

Salah satu programnya adalah dengan menerapkan 6P, yaitu perencanaan; perekrutan dan seleksi; pengembangan kapasitas; penilaian kinerja dan penghargaan; promosi, rotasi, dan karier; serta peningkatan kesejahteraan. Sehingga ASN dapat bersaing dengan memiliki wawasan global, menguasai IT dan bahasa asing, memiliki keramahtamahan (hospitality), berjiwa entrepreneurship, dan memiliki jaringan luas.

Dalam rangka menyiapkan Smart ASN ini, KKP juga telah mengembangkan sistem pelatihan menggunakan aplikasi online yang diberi nama Electronic Millenial Learning (E-Milea). Aplikasi ini menyediakan diklat-diklat managerial, fungsional, teknis, dan sosiokultural. Dengan aplikasi ini, ASN KKP dapat belajar di mana pun dan kapan pun dengan lebih efisien.

Sebagai informasi, hingga 27 April 2020, sistem pembelajaran online KKP, E-Milea, telah diikuti 5.912 peserta dengan 3.616 peserta yang lulus. Pembelajaran/pelatihan tersebut di antaranya bertemakan budaya kerja, pelayanan publik, kewirausahaan, manajemen stres, pengarusutamaan gender, dan customer relationship management.

(mul/ega)