TNI Sebut Corona Ancaman Keamanan Nasional, Minta Pemerintah Buat Aturan

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 20:33 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada sejumlah prajurit TNI yang berhasil bebaskan sandera di Papua.
Ilustrasi Prajurit TNI (Dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) yang terjadi secara global, termasuk di Indonesia memberikan dampak bukan hanya secara kesehatan, tapi juga dampak di sektor ekonomi, politik, dan keamanan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi menyebut pada tahap ini, pandemi Corona di Indonesia sudah tergolong sebagai ancaman nasional.

"Karena pada hakikatnya pandemi ini menjadi masalah keamanan nasional. Bahwa pandemi COVID-19 ini tidak semata-mata masalah kesehatan, melainkan masalah sosial, politik ekonomi," kata Sisriadi dalam diskusi virtual bertajuk 'Mewujudkan Sinergi Berbagai Komponen Bangsa Dalam Menghadapi Wabah COVID-19', Selasa (28/4/2020).

Sisriadi menjelaskan, imbas dari pandemi ini sudah menyentuh ke persoalan ekonomi masyarakat. Jika tidak diantisipasi dengan matang, sebut Sisriadi, hal tersebut bisa menimbulkan permasalahan hingga tindakan-tindakan yang mengancam keamanan nasional.

"Jadi, ketika masalah ekonomi ini menyentuh masyarakat akar rumput, maka ini berkaitan erat langsung dengan masalah perut. Jika hal itu dibiarkan bisa mengundang masalah-masalah keamanan yang lebih besar," jelasnya.

Sisriadi menambahkan, keputusan pemerintah dalam membentuk gugus tugas dalam menanggulangi pandemi Corona merupakan langkah yang tepat. Namun dia menilai dalam menghadapi dampak virus Corona di luar isu kesehatan, maka masih diperlukan sebuah aturan keamanan yang bisa menjadi panduan tiap orang dalam menghadapi situasi pandemi seperti sekarang ini.

Kapuspen TNI Mayjen TNI SisriadiKapuspen TNI Mayjen Sisriadi (Dok Mabes TNI)

"Jadi menurut kami perlu ada satu infrastruktur yang mengikat, ada aturan yang mengikat seluruh komponen bangsa pada level strategis maupun level politis, yaitu lewat satu sistem keamanan nasional yang dituangkan pada aturan-aturan yang jelas dan bisa dilaksanakan," ujar Sisriadi.

"Karena pada hakikatnya masalah pandemi COVID-19 ini masalah keamanan nasional yang memerlukan keterlibatan seluruh komponen bangsa secara semesta. Oleh karena itu, sistem keamanan nasional yang bersifat holistik menjadi kebutuhan di masa depan," lanjut dia.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2