Satwa Kebun Binatang Terancam Kelaparan, KLHK Bantu Pakai Prioritas

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 18:05 WIB
Kebun bintang di Singapura memamerkan koleksi bayi orang utan yang baru lahir. Penasaran? Yuk, intip foto-fotonya.
Ilustrasi orang utan, hewan yang sering ada di kebun binatang Indonesia. (Edgar Su/Reuters)
Jakarta -

Penutupan kebun binatang saat wabah virus Corona membuat sejumlah kebun binatang tak cukup uang untuk memberi makan satwa-satwanya. Banyak hewan di kebun binatang terancam kelaparan. Pemerintah memberikan bantuan berdasarkan skala prioritas.

"KLHK juga memberikan dukungan pakan dan obat-obatan. Untuk hitungan kebutuhan pakan dan obat sudah ada, akan tetapi kami buat prioritas dalam penyalurannya," kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indra Exploitasia, kepada detikcom, Selasa (28/4/2020).

Tidak semua kebun binatang adalah milik pemerintah. Ada pula kebun binatang yang dimiliki pihak swasta. Kebun binatang, atau istilah lainnya adalah 'lembaga konservasi', mendapat izin dari KLHK untuk melakukan kegiatan pengembangbiakan terkontrol satwa dengan mempertahankan keberagaman genetiknya, juga menjadi tempat edukasi, peragaan, dan penelitian. Dari semua kebun binatang yang ada, pemerintah akan memprioritaskan kebun binatang yang benar-benar membutuhkan pertolongan.

Bayi jaguar berusia satu bulan di Kebun Binatang Leningrad, St Petersburg, Rusia.ilustrasi Bayi Jaguar (Olga Maltseva/AFP/Getty Images via ABC News)

"Terutama dukungan kepada lembaga konservasi-lembaga konservasi yang banyak satwa endemik Indonesia dan juga satwa titipan negara yang berada di lembaga konservasi," kata Indra.

Saat ini baru ada dua lembaga konservasi yang diberi bantuan oleh pemerintah. Untuk kebutuhan dana secara keseluruhan, KLHK mengaku sudah mendapatkan hitung-hitungannya, namun Indra tidak mengungkapkan berapa jumlah dana yang diperlukan untuk menyelamatkan hewan-hewan dari kelaparan.

"(Anggaran untuk membentuk kebun binatang terdampak Corona) Sedang dilakukan penghitungan untuk refocusing dan realokasi anggaran KLHK, sebagaimana instruksi Presiden," kata dia.

KLHK juga berupaya membantu kebun binatang dengan cara memohonkan keringanan pajak ke kementerian terkait.

Kebun Binatang BandungKebun Binatang Bandung (Mukhlis Dinillah/detikcom)

"Selain memiliki beban pengelolaan satwa, pengelola juga terbebani dengan kewajiban pembayaran pajak, baik pajak kepada Pemerintah Daerah maupun pajak penghasilan dan PPN ke Pemerintah Pusat. Maka untuk membantu mengurangi beban LK karena dampak COVID-19 ini, KLHK telah menyampaikan surat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri tentang permohonan relaksasi pajak bagi lembaga konservasi pada sektor usaha bidang kehutanan," pungkas Indra.