GAM Masih Utang 100 Senjata

GAM Masih Utang 100 Senjata

- detikNews
Kamis, 15 Des 2005 14:48 WIB
Jakarta - Pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) pemerintah RI-Gerakan Aceh Merdeka Merdeka (GAM) berjalan baik. Hingga 14 Desember 2005, GAM sudah menyerahkan sebagian besar senjata sesuai isi MoU dan hanya kurang 100 pucuk senjata.Kabar baik ini disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat ditemui wartawan di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2005)."Sampai Desember ini kegiatan paling penting, penyerahan dan penghancuran senjata, berjalan baik. Sampai kemarin GAM masih sisa 100 senjata. Diharapkan dapat dipenuhi yang 840 pucuk senjata itu," kata Wapres.Sesuai dengan MoU RI-GAM yang ditandatangani 15 Agustus 2005, GAM akan menyerahkan 840 pucuk senjata kepada tim Aceh Monitoring Mission (AMM) . Penyerahan senjata ditetapkan dalam empat tahap. Tahap keempat atau terakhir berlangsung pada 14 sampai 17 Desember 2005.Wapres juga menjelaskan soal daftar nama 3.000 personel GAM yang harus diserahkan oleh GAM. Daftar 3.000 personel GAM ini diperlukan untuk administrasi pendudukan, juga untuk keperluan pemberian kompensasi bagi eks anggota GAM."Pada waktu berintegrasi, mantan GAM ini ada nama-namanya. Mereka akan diberi tanah atau lahan. Juga KTP. Kan itu semua perlu nama. Tanpa nama tidak mungkin dapat. Ini (dipenuhinya daftar nama anggota GAM) soal waktu saja," kata Wapres. (gtp/)


Berita Terkait