Ma'ruf: Tak Boleh Kehilangan Semangat Ramadhan, Tetap Ibadah dari Rumah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 02:44 WIB
Wapres Maruf Amin
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Merebaknya wabah virus Corona pada saat bulan puasa bukanlah menjadi penghalang untuk beribadah. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta warga untuk selalu semangat beribadah walaupun dilakukan di rumah.

"Karena itu, di dalam suasana seperti ini kita tidak boleh kehilangan semangat untuk beribadah. Tetapi ibadah itu yang kita lakukan seharusnya dilakukan di rumah. Tarawih di rumah, tadarus juga di rumah. Tidak boleh, terutama di daerah yang merah, tidak boleh dilakukan di masjid secara berjamaah," ujar Ma'ruf dalam keterangan tertulis dari Setwapres, Senin (27/4/2020).

Ma'ruf menyebut perkumpulan manusia dapat memicu penularan virus Corona dengan cepat. Sehingga dia menilai ibadah tarawih lebih baik dilakukan di rumah.

"Penularan atau menimbulkan bahaya dengan berkumpul itu sangat potensial. Salah satunya melalui ibadah tarawih berjamaah, tadarus berjamaah, dan iktikaf di masjid. Artinya diduga kuat terjadinya akan memberikan bahaya kepada diri kita sendiri atau kepada orang lain, dan itu dilarang oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam ," jelasnya.

Lebih lanjut, Ma'ruf senantiasa mengingatkan agar mengikuti arahan dari pemerintah. Dia menegaskan mengikuti aturan demi kebaikan umat wajib hukumnya.

"Pekerjaan seperti itu adalah sunah, bahkan wajib sekalipun. Karena apa? Menghindari terjadinya bahaya itu adalah wajib. Menghilangkan mafsadah (kerusakan) harus didahulukan daripada mengambil maslahat dan mengambil manfaat. Oleh sebab itu, marilah kita lakukan ibadah, salat tarawih, tadarus, itu di rumah dan sesuai dengan anjuran pemerintah. Sekarang ini kita bekerja di rumah, belajar di rumah, dan beribadah dari rumah," tutur Ma'ruf.

(lir/lir)