19 Siswa SD Semarang Keracunan
Kamis, 15 Des 2005 12:35 WIB
Semarang - Lagi-lagi keracunan makanan menimpa siswa sekolah. Kali ini yang menjadi korban siswa Sekolah Dasar (SD) Kalibanteng I-III, Semarang. Sebanyak 19 siswa dari SD tersebut keracunan setelah mengonsumsi jajanan yang dijual di sekitar sekolah.Menurut Sri Wahyuni, salah satu guru dari SD tersebut, para siswa itu jajan di luar pagar sekolah pas jam istirahat sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (15/12/2005). Mereka makan roti bakar dan gorengan yang dicelup dengan saos. Sri sebenarnya telah mengingatkan agar para murid itu tak jajan di luar sekolah karena di sekolahan telah ada kantin. Namun anak-anak kelas V dan VI tetap ngotot membeli makanan dari luar. "Saya sudah ingatkan agar beli di kantin saja yang lebih terjamin kebersihannya. Tapi mereka tak mau," papar Sri saat ditemui detikcom, di Rumah Sakit (RS) Tugurejo, Jalan Raya Tugu, Semarang.Setelah masuk kelas kembali, beberapa siswa kelas I, V dan VI mengeluh kepalanya pusing, perut sakit dan sebagian muntah-muntah. Sekolah kemudian membawa mereka ke RS Tugurejo untuk perawatan. Setelah menjalani perawatan 2 jam, sebanyak 3 siswa yakni Falto Sendi dan Sagita Yoga Nanda, dan Aprilia diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik. Sedangkan 16 siswa lainnya masih dalam perawatan intensif di ruang instalasi gawat darurat.Sementara itu penjual roti bakar menyerahkan diri ke Polres Semarang Barat. Sedangkan penjual gorengan tak ada di lokasi saat didatangi polisi.
(iy/)











































