Sukses Berantas Korupsi, Polri Bisa Ikuti Jejak Singapura
Kamis, 15 Des 2005 12:26 WIB
Jakarta -
Singapura berhasil menjadi negara yang bebas korupsi, karena berhasil mengungkap skandal korupsi di kepolisiannya pada tahun 1952 lalu. Jika, Polri mampu membabat habis korupsi di lembaganya, maka Indonesia bisa bebas korupsi layaknya Singapura."Jika polisi sukses membabat korupsi di internalnya, maka kita bisa mengulang sukses Singapura tahun 1952 lalu yang diawali dengan membongkar perilaku korupsi di Polisi," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Almuzammil Yusuf kepada detikcom, Kamis (15/12/2005).Keberhasilan Singapura itu akhirnya membawa negara itu menjadi negara yang bersih 20 tahun kemudian. "Untuk Indonesia kita harapkan bisa lebih cepat lagi dengan adanya dukungan dari masyarakat, DPR, KPK dan penegak hukum lainnya, termasuk komitmen dari presiden dan wakil presiden," terangnya.Almuzammil Yusuf juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri Jenderal Pol Sutanto yang berani membongkar keterlibatan sejumlah jenderal terkait kasus pembobolan BNI, dengan memeriksa mantan Kabareskrim Komjen Pol Suyitno Landung."Saya berharap Kapolri dapat menjawab tantangan presiden untuk tidak hanya sukses dalam bidang antinarkoba dan antiterorisme, tapi juga di bidang antikorupsi," tegasnya.Dia yakin, jika sukses Polri dalam membongkar kasus korupsi diinternalnya dapat dipertahankan, maka akan menghasilkan multiplayer effect yang besar ke depan. Hal itu akan melahirkan satu generasi baru polisi yang berbasiskan komitmen moral, yang didukung kecerdasan dan profesionalitas."Semoga saja bola salju ini terus menguat, dan Kapolri tidak tergelincir oleh isu sidik jari bagi santri dan alumni pesantren," imbuh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































