Cegah Kecelakaan, Pemprov Aceh Diminta Ubah Manajemen Ambulans Pasien Corona

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 15:19 WIB
Ambulans Bawa Pasien Positif Corona di Aceh Alami Kecelakaan.
Ambulans bawa pasien Corona kecelakaan di Aceh (Foto: Dok : Ditlantas Polda Aceh)
Banda Aceh -

Dua ambulans yang membawa pasien terkait virus Corona mengalami kecelakaan di dua daerah berbeda di Aceh. Pemprov Aceh pun diminta mengubah manajemen terkait ambulans yang membawa pasien Corona demi menghindari kecelakaan terulang.

Kecelakaan pertama yang dimaksud terjadi di Lhoksukon, Aceh Utara, pada Kamis (23/4). Saat itu ambulans sedang dalam perjalanan membawa pasien dalam pengawasan (PDP) Corona dari Aceh Tamiang ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dan mengalami kecelakaan karena sopir diduga mengantuk.

Peristiwa kedua terjadi di Aceh Jaya, Aceh, pada Sabtu (25/4). Ambulans yang membawa pasien positif Corona dari Aceh Barat Daya (Abdya) ke RSUZA pecah ban sehingga mengalami kecelakaan.

Anggota DPR Aceh, Asrizal H Asnawi, pun menyoroti kondisi mobil serta sopir. Dia meminta ada pengecekan stamina sopir serta kondisi mobil sebelum ambulans digunakan membawa pasien.

"Terlepas dari semua (alasan) itu perawatan mobil ambulans serta mengecek stamina pengemudi jadi hal mutlak," kata Asrizal, Senin (27/4/2020).

Menurutnya, para sopir ambulans di Aceh rata-rata merupakan tenaga kontrak yang mendapat pendapatan tambahan setiap membawa pasien. Oleh sebab itu, katanya, para sopir ini kerap bekerja hingga kelelahan.

"Pendapatan tambahannya sangat tergantung jumlah pasien yang dibawa. Jadi semakin banyak (membawa pasien) semakin ada rezeki lebih, efeknya pada kelelahan berlebih karena memaksa bekerja," ujar Asrizal.

Politikus PAN ini berharap pemerintah serius memperhatikan nasib tenaga medis di Aceh. Dia menyarankan orang-orang yang terlibat dalam penanganan medis diprioritaskan untuk menjadi PNS.

"Untuk tim medis prioritaskan mereka jadi PNS/ASN," ucap Asrizal.

Kisah Perawat Alih Profesi Jadi Sopir Ambulans Khusus Corona: