KJRI Cape Town Fasilitasi Pemulangan ABK Terdampak Lockdown di Afrika Selatan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 08:38 WIB
KJRI Cape Town fasilitasi pemulangan WNI ABK terdampak lockdown di Afrika Selatan
KJRI Cape Town fasilitasi pemulangan WNI ABK terdampak lockdown di Afrika Selatan (Foto: dok. KJRI Cape Town)
Jakarta -

KJRI Cape Town memfasilitasi pemulangan 28 warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal Jepang Shinsei Maru No.3 yang terdampak lockdown di Afrika Selatan, yang telah diberlakukan sejak 26 Maret 2020. Pemulangan 28 ABK WNI itu dititipkan bersama repatriasi 5 ABK Jepang dari kapal yang sama.

"Kami mengupayakan yang terbaik terkait kepulangan para pekerja migran Indonesia di Cape Town, dalam hal ini para ABK. Langkahnya ya terus berkomunikasi dengan Konsul Jenderal Jepang dan agent mereka. Alhamdulillah hari ini mereka bisa kembali ke Tanah Air, ya saya kira itu. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan sehat-sehat. Terima kasih," kata Konjen RI Cape Town Mohammad Siradj Parwito dalam keterangannya, Senin (27/4/2020).

Siradj mengatakan saat ini tidak ada pesawat komersial yang beroperasi melayani rute internasional hingga 30 April 2020, sehingga diputuskan untuk dilakukan melalui pesawat sewa Ethiopian Airlines (Cape Town-Narita). Selanjutnya, 28 ABK WNI tersebut akan diterbangkan dengan pesawat ANA 835 pada 26 April 2020.

KJRI Cape Town fasilitasi pemulangan WNI ABK terdampak lockdown di Afrika SelatanKJRI Cape Town fasilitasi pemulangan WNI ABK terdampak lockdown di Afrika Selatan Foto: dok. KJRI Cape Town

Selain itu, KJRI Cape Town juga memfasilitasi repatriasi 15 kru WNI ABK awal kapal Fukukyu Maru No. 51 yang bersandar di Cape Town sejak 16 April 2020. Pihak KJRI bekerja sama dengan pihak agen kapal untuk mengupayakan repatriasi.

Kondisi lockdown tidak memungkinkan para awak kapal dipulangkan melalui moda pesawat udara komersial. Sehingga kemudian diputuskan kapal akan melanjutkan perjalanan kembali selama 20 hari menuju Pelabuhan Ciwandan, Banten dengan membawa para awak, termasuk 15 orang ABK WNI yang akan direpatriasi.

Karena kapal tersebut tidak pernah transit di negara episentrum virus Corona, otoritas kesehatan dapat memberikan status clear kepada para awak atau dinyatakan beresiko rendah hingga nol terhadap infeksi COVID-19 dan tidak beresiko menularkan. Setibanya di Indonesia, pihak agen akan mengurus kepulangan mereka ke daerah asal.

"Ya kita semua senang bisa pulang akhirnya ke Indonesia. Terima kasih KJRI Cape Town udah membantu proses kepulangan kita semua, mohon doanya supaya selamat sampai Indonesia nanti, amin," ujar salah seorang ABK.

(azr/gbr)