Ban Pesawat Pecah, 130 Penumpang AirAsia Ketakutan
Kamis, 15 Des 2005 10:26 WIB
Jakarta -
Ketakutan melanda para penumpang dan kru pesawat AirAsia. Sebagian dari mereka bahkan telah membayangkan bahwa maut sudah di depan mata. Bagaimana tidak? Dua roda pesawat tiba-tiba saja meletus ketika tengah mendarat di Bandara Internasional Kota Kinabalu, Malaysia.Namun berkat kepiawaian pilot, pesawat bisa dikendalikan dan 130 penumpang beserta awak pesawat bisa bernafas lega. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Kamis (15/12/2005).Insiden pecah ban itu terjadi pada saat pesawat mulai menyentuh landasan pada Selasa (13/12/2005) pukul 22.54 waktu setempat. "Pilot yang berpengalaman berhasil mengendalikan pesawat dan membawanya berhenti dengan mulus," ujar juru bicara AirAsia.Dikatakannya, para penumpang dan kru selamat, tidak ada yang mengalami luka-luka. Akibat peristiwa ini, bandara tersebut langsung ditutup dan dibuka kembali hampir empat jam kemudian. Pejabat-pejabat bandara mengatakan, penyelidikan tengah dilakukan untuk mengetahui sebab-sebab meletusnya ban pesawat Boeing 737 itu.Pesawat yang bertolak dari Kuala Lumpur itu juga tengah 'dikandangkan' untuk pemeriksaan lebih jauh. "Kondisi landasan bagus karena pekerjaan rehabilitasi baru saja selesai," kata seorang pejabat bandara. Ini merupakan insiden kedua yang melibatkan pesawat AirAsia di bandara Kinabalu dalam setahun ini. Pada 7 November 2004 lalu, pesawat 737 milik maskapai AirAsia tergelincir di landasan ketika mendarat di tengah hujan lebat. Namun untunglah, tidak ada penumpang ataupun kru yang terluka dalam insiden itu.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































