Indonesia Mau Jadi Negara Maju? Ini Saran dari Susi Pudjiastuti

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 11:58 WIB
Susi Pudjiastuti
Foto: Foto: Agung Pambudhhy/Detik
Jakarta -

Indonesia memang sampai saat ini masih dikategorikan sebagai negara yang masih berkembang. Tetapi sebenarnya ada cara dan jalan keluar agar Indonesia dapat menjadi negara yang maju.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti pun membeberkan 3 cara agar hal yang harus diubah agar Indonesia dapat menjadi negara yang maju. Yang pertama ada cara berpolitik yang harus diubah dan itu harus dibantu untuk di set oleh orang nomor satu di Indonesia yaitu Presiden.

"Selain itu, transparansi dan juga integritas pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak," ungkap Susi dalam acara Dinner With Sophia di Mola TV.

Dirinya juga memberikan pandangannya terkait politik. Politik yang punya kekuatan adalah politik yang jelek dan tidak pantas untuk dikatakan sebagai berpolitik. Dirinya juga memberikan pandangan terkait perbedaan antara negara maju dengan negara berkembang.

"Apa yang berbeda dari negara maju dan berkembang adalah kontrol sosial. Kontrol sosial di negara maju itu lebih kuat (dibanding negara berkembang). Itu juga sudah telah ditetapkan bertahun-tahun yang lalu, bahkan berabad-abad yang lalu," ujar Susi.

Foto: Mola TV

Masih banyak lagi pembicaraan yang dilakukan oleh Susi bersama dengan artis cantik Indonesia Sophia Latjuba, mulai dari kehidupan masa lalu dirinya hingga bercerita tentang feminisme menurut Susi. Perbincangan tersebut dapat disaksikan di acara Dinner With Sophia: Susi Pudjiastuti di Mola TV.

Acara tersebut dapat dilihat dengan berlangganan paket Corona Care Mola TV. Ini adalah suatu program yang di mana Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli melalui Corona Care, sebuah program yang bertujuan untuk membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia.

Program ini dapat disaksikan juga dengan memberikan sumbangan yang beragam mulai dari Rp 0 hingga Rp 50.000. Nantinya setiap sumbangan tersebut akan digandakan Mola TV dan disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu perjuangan melawan wabah virus Corona.

(akn/ega)