Mahasiswa Perantau di Bengkulu dapat Beras Gratis Selama Masa Pandemi Corona

Hery supandi - detikNews
Minggu, 26 Apr 2020 01:44 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi virus Corona, (Edi Wahyono/detikcom).
Bengkulu -

Wabah virus Corona (COVID-19) berimbas kepada mahasiswa perantauan yang harus menetap karena ada larangan mudik dari pemerintah. Pemerintah Provinsi Bengkulu, memberikan bantuan berupa 583 karung beras kepada para mahasiswa perantauan melalui 6 Organisasi Kepemudaan (OKP) di Provinsi Bengkulu.

Diketahui setiap mahasiswa, mendapatkan 10 kilogram beras, rencananya bantuan beras akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal.

"Para mahasiswa perantau ini berasal dari luar Bengkulu, agar beban mereka tidak terlalu berat, kita berikan beras gratis selama mereka menetap di Bengkulu," ujar Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Sabtu (25/4/2020).

Sedikitnya ada 583 orang mahasiswa perantau yang bertahan di Bengkulu karena diberlakukan larangan mudik. Mahasiswa rantau mengaku, mengalami kesulitan saat masa pandemi Corona.

"Bantuan beras gratis ini sangat membantu kami, apalagi sejak wabah covid-19 melanda, kami tidak mendapatkan jatah lagi secara rutin dari orang tua kami," Tutur Rigen mewakili mahasiswa perantau saat usai menerima bantuan beras.

Dalam rangka menghentikan penyebaran COVID-19, Rigen mengaku telah melakukan physical distancing, serta tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak.

(aik/aik)