2 Bulan Terkubur Reruntuhan Gempa, Bibi Masih Hidup!
Kamis, 15 Des 2005 09:12 WIB
Jakarta - Jika ajal memang belum waktunya, sedahsyat apa pun musibah yang menimpa, nyawa takkan meregang dari badan. Itulah yang menimpa seorang perempuan 40 tahun, yang ditemukan hidup padahal telah terkubur reruntuhan gempa dua bulan lamanya.Perempuan bernama Naqshi Bibi itu adalah korban gempa Khasmir, Pakistan, yang terjadi Oktober 2005. Gempa ini menewaskan 73 ribu orang dan menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggal.Saudara-saudara pria dan ayah Naqshi Bibi terluka dalam musibah itu. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun karena Naqshi Bibi tidak ditemukan setelah dicari-cari, mereka mengira perempuan itu turut jadi korban tewas yang jenazahnya tidak ditemukan. Demikian dilansir ABC News Online, Kamis (15/12/2005).Hari hari pun berganti. Dua bulan berlalu. Musibah gempa sudah mulai sedikit dilupakan. Hingga tiba-tiba saja kabar menggembarkan itu terdengar: Naqshi Bibi ditemukan dalam keadaan bernyawa!Kisah ini bermula ketika sejumlah warga setempat tengah mengeruk tanah. Sekop mereka mengenai sesuatu benda keras. Setelah dilihat, ternyata benda itu adalah sesosok tubuh yang berada di sebuah lubang. Warga lalu menyodoknya dengan tongkat, dan sosok itu bergerak pelan."Dia sulit bicara, tapi dia bisa tersenyum," kata para saksi mata.Tubuh Naqshi ditemukan membeku dengan posisi meringkuk. Para dokter menyatakan 80% ototnya telah lemas. Dia kini menjalani perawatan intensif. Setelah menjalani fisioterapi, dia telah bisa menerima cairan dan menyantap makanan.
(nrl/)











































