MC Kondang di Manado Jual Hand Sanitizer, Omzetnya Dibagikan ke Warga

Angelica Rawis - detikNews
Sabtu, 25 Apr 2020 16:40 WIB
MC kondang di Manado, Didi Roa, menjual hand sanitizer yang hasilnya dibagikan ke warga terdampak Corona (Angelica R/detikcom)
MC kondang di Manado, Didi Roa, menjual hand sanitizer yang hasilnya dibagikan ke warga terdampak Corona (Angelica R/detikcom)
Manado -

Fredrik Lumalente atau yang dikenal dengan Didi Roa menjual hand sanitizer dan omzetnya akan dibagikan kepada warga. Master of ceremony (MC) kondang di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), ini prihatin karena banyak pihak terdampak saat Corona menyebar di Kota Manado.

"Saya pribadi merasa terpanggil, merasa sangat prihatin dengan keadaan, karena sudah terbiasa dari dulu merasa sedih melihat orang dalam kesusahan. Saya juga pernah hidup susah, pernah rasa yang namanya susah dan berkekurangan itu bagaimana," ujar Didi Roa saat ditemui di Manado, Sabtu (25/4/2020).

Untuk membantu masyarakat, Didi Roa melakukan aksi sosial dengan membuat hand sanitizer sendiri dari bahan berupa alkohol 70%, aloe vera, dan essential oil. Barang tersebut kemudian dijualnya lewat media sosial seharga Rp 10 ribu per botol kecil.

"Sudah banyak orang yang jual hand sanitizer dengan ambil untung banyak. Tapi biarlah itu urusan mereka. Kalau saya tidak mengambil untung. Saya melakukan ini supaya bisa membantu kelangsungan hidup orang lain, supaya mereka tetap merasa bahagia, sukacita, dan tetap bersyukur," jelas Didi.

Didi Roa mengatakan hasil penjualan hand sanitizer akan digunakan untuk membeli sembako dan akan diberikan kepada orang-orang yang kurang mampu dan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat COVID-19.

Karena gerakan tersebut, Didi Roa mendapat respons baik dari masyarakat. Banyak bantuan berdatangan dari teman-temannya di Amerika dan Belanda. Bahkan orang yang tidak dia kenal ikut memberi bantuan berupa sembako.

MC kondang di Manado, Didi Roa, menjual hand sanitizer yang hasilnya dibagikan ke warga terdampak Corona (Angelica R/detikcom)

Tidak hanya itu, hand sanitizer yang dia jual pun laku dengan harga Rp 1 juta per botol. Hasil tersebut dijadikannya subsidi untuk membeli sembako.

Simak juga video Susuri Kanal Venesia, Pendayung Wanita Kirim Makanan saat Lockdown:

Selanjutnya
Halaman
1 2