Quraish Shihab soal Iktikaf Saat Wabah Corona: Bisa Dilakukan di Rumah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 18:28 WIB
Prof Quraish Shihab, cendekiawan muslim
Quraish Shihab (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Cendekiawan muslim Quraish Shihab berbicara tentang pelaksanaan iktikaf atau berdiam diri di dalam masjid sambil menjauhkan pikiran dari keduniaan selama Ramadhan. Lantas, apakah umat Islam bisa melaksanakan iktikaf di tengah pandemi virus Corona (COVDI-19)?

"Iktikaf, itu harus di masjid. Tetapi itu tadi, dampak buruk dari kehadiran di masjid itu bisa berbahaya," kata Quraish Shihab dalam siaran langsung BNPB, Jumat (24/4/2020)

"Dalam konteks ini, agama menetapkan bahwa memelihara kesehatan itu satu kewajiban bagi setiap individu. Jadi jangan ke masjid," imbuhnya.

Meskipun tidak menyarankan ke masjid, Quraish Shihab menganjurkan masyarakat mengambil substansi dari iktikaf. Iktikaf, sebut dia, memiliki arti merenung dan mengintrospeksi diri.

"Karena itu, kita bisa ambil substansinya. Orang beriktikaf itu sebenarnya merenung, melakukan introspeksi dan muhasabah. Itu bisa dilakukan di masjid dan bisa dilakukan di rumah," ungkapnya.

Quraish Shihab mengatakan ada tujuan tertentu menjalankan iktikaf di masjid. Tujuannya adalah mendapatkan ketenangan.

"Di masjid sebenarnya dilakukan agar kita tidak terganggu oleh orang lain, agar bisa lebih merenung tentang diri. Itu substansinya bisa dilakukan. Jadi tidak ada alasan untuk berkeras harus ke masjid," tegasnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2