Sosok Billy Mambrasar, Staf Khusus Presiden yang Jadi Kontroversi

Puti Yasmin - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 15:11 WIB
Billy Mambrasar
Billy Mambrasar/Foto: Instagram
Jakarta -

Billy Mambrasar tengah menjadi sorotan karena pernyataannya menyebut Kemenkop UKM memberikan dukungan dana kepada pengusaha muda Papua. Adapun, pengusaha itu tergabung dalam PT Papua Muda Inspirasi (PMI) yang didirikan oleh Billy.

Hal ini pun menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Namun, Kemenkop UKM melalui Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Supomo membantah pernyataan Billy Mambrasar.

Supomo menyebut hingga saat ini belum ada pinjaman yang diberikan kepada pengusaha muda Papua tersebut. Bahkan, para pengusaha muda tersebut belum memenuhi syarat dari LPDB.

Biodata Gracia Billy Mambrasar:

1. Anak Pedagang Kue

Kisah hidup Billy Mambrasar penuh dengan perjuangan. Semasa kecil, pria yang lahir pada 17 Desember 1988 di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua ini sudah membantu ibunya berjualan kue.

Sang ibu adalah pedagang kue di pasar, sedangkan sang ayah adalah guru honorer. Untuk mencukupi biaya sehari-har Billy pun selalu membawa kue ke sekolah untuk dijual.

2. Sekolah ke Oxford

Billy menempuh pendidikan hingga ke Universitas Oxford di Inggris. Ia mengambil gelar Master of Science di tahun 2017 lalu dan selesai di tahun 2020 ini.

Sebelum kuliah di Oxford, ia mengambil pendidikan S1 Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian di tahun 2013 ia mengambil gelar Master of Business Administration di The Australian National University.

Diketahui, sebelum menjadi Staf Khusus Presiden saat ini ia rencananya akan melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Harvard, Amerika Serikat. Ia mendapatkan beasiswa Afirmasi dari LPDP.

3. Bangun Kitong Bisa

Ketika lulus dari ITB, Billy bekerja di sebuah perusahaan minyak dan gas asal Inggris. Namun, perasaannya tidak gelisah karena melihat masih banyak anak-anak Papua yang kurang beruntung.

Setahun bekerja, Billy Mambrasar memutuskan untuk berhenti. Di tahun 2009 ia mendirikan yayasan Kitong Bisa untuk mendukung bidang pendidikan anak-anak khususnya di Papua yang kurang beruntung.

4. Jadi Staf Khusus Presiden

Di tahun 2019 Billy dipercaya menjadi Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial. Ia dipilih bersama enam staf khusus lainnya untuk membantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Indonesia.

5. Kontroversi

Billy Mambrasar menjadi kontroversi karena pernyataannya yang menyebutkan Kemenkop UKM memberikan bantuan dana kepada pengusaha asal Papua yang tergabung dalam organisasi yang dibentuknya. Hal itu pun telah dibantah pihak Kemenkop UKM.

(pay/erd)