Mudik Sudah Dilarang, Calon Penumpang Masih Berdatangan ke Bandara Halim

Antara News - detikNews
Jumat, 24 Apr 2020 11:59 WIB
Petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menyampaikan informasi terkait penutupan penerbangan komersial dalam rangka larangan mudik Lebaran 1441 Hijriyah/2020 Masehi.
Petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menyampaikan informasi terkait penutupan penerbangan komersial dalam rangka larangan mudik Lebaran 1441 Hijriyah/2020 Masehi. (Foto: ANTARA/Andi Firdaus).
Jakarta -

Pemberlakuan larangan mudik sudah diberlakukan hari ini. Bagi masyarakat yang melanggar aturan larangan mudik ini bisa disanksi mulai dari denda Rp 100 juta hingga hukuman kurungan penjara 1 tahun.

Namun, hari ini masih terlihat calon penumpang yang hendak mudik melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Padahal, pemerintah telah menghentikan seluruh penerbangan komersial terkait kebijakan larangan mudik.

Fredy, salah satu calon penumpang pesawat tujuan Solo, Jawa Tengah harus gigit jari lantaran jadwal penerbangannya ke kampung halaman sudah dibatalkan karena aturan larangan mudik.

"Ada pembatalan perjalanan, seharusnya saya berangkat jam 09.00 WIB tapi dibatalkan dari jam 06.00 WIB tadi," ujar Fredy (30), seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/4/2020).

Pria yang bekerja di kawasan Jakarta Barat ini ke Bandara Halim untuk meminta refund tiket yang dijanjikan pihak maskapai. Setelah memastikan bahwa seluruh jadwal penerbangan ditutup, Fredy berencana ke kampung halaman naik bus umum.

"Tapi kalau nggak bisa juga ya mau nggak mau di kosan aja," katanya.

Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya tampak kebingungan di beberapa bangku ruang tunggu penumpang yang terletak di selasar bandara. Mereka terlihat saling berbicara terkait rencana pulang kampung yang terkendala transportasi.

"Kalau lihat di layar jadwal keberangkatan hampir semua penerbangan sudah tidak ada hari ini," kata Derry Ginanjar (43).

Jadwal penerbangan yang tidak beroperasi di antaranya tujuan Medan, Cilacap, Samarinda, Yogyakarta, Denpasar dan Solo. General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Nandang Sukarna yang dikonfirmasi terkait situasi itu belum memberikan keterangan kepada pers.

Suasana Cipali-Cileunyi Jelang Larangan Mudik:

(idn/zlf)