Pernyataan Lengkap Kemenhub soal Larangan Mudik: Di Darat, Laut dan Udara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 20:57 WIB
Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran bagi masyarakat di tengah masa pandemi Corona. Yuk, lihat lagi momen-momen mudik yang pastinya sangat dirindukan.
Ilustrasi (Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan kebijakan larangan mudik tahun ini. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

"Peraturan menteri ini sudah selesai, sudah diharmonisasikan dengan sesuai pembuatan dengan Kementerian Hukum dan HAM dan Sekretariat Negara. Sudah selesai dan nomornya pun sudah dapat yaitu Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tertanggal 23, sekarang ini, April 2020, tertanggal SK-nya," kata Staf Ahli Bidang Hukum Kemenhub, Umar Aris dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/4/2020).

Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat hingga Ditjen Perhubungan Laut pun menerapkan aturan tersebut mulai tanggal 24 April 2020. Dirjen Perhubungan Darat mendirikan check point di sejumlah wilayah untuk mencegah pemudik keluar dari dan ke Jabodetabek.

"Bahwa karena nanti mulai sudah ada penyekatan atau pembatasan, dari pada nanti masyarakat mengalami kesulitan karena pos-pos yang didirikan check point itu," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.

"Itu secara berjenjang kita buat di jalan tol ada, jalan nasional ada, jalan provinsi sampai dengan istilah jalan tikus itu sudah sudah didirikan check point sampai ke tingkat kecamatan," imbuh Budi.

Kemenhub mengimbau masyarakat mengerti dengan adanya check point tersebut. Masyarakat diminta mengurungkan mudik tahun ini.

"Artinya daripada nanti masyarakat mengalami kesulitan, mohon mengurungkan perjalanan yang malam ini ke daerah-daerah PSBB terutama yang di Jabodetabek," ucap Budi.

Berikut ini pernyataan lengkap Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perkeretaapian, dan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub: