Sidang Isbat Dimulai, Tim Falakiyah Jelaskan Posisi Hilal Awal Ramadhan

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 18:15 WIB
Pemantauan hilal (rukyatul hilal) dilakukan di sejumlah lokasi, Selasa (15/5/2018). Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Jakarta, menjadi salah satu lokasi pemantauan.
Foto ilustrasi pemantauan hilal awal Ramadhan. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Rangkaian pelaksanaan sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) sudah dimulai. Sesi pertama dalam sidang ini terlebih dahulu ada pemaparan posisi hilal dari tim Falakiyah Kemenag, Cecep Nurwendaya.

"Ada referensi bahwa hilal awal Ramadhan 1441 Hijriah hari Kamis, tanggal 23 April 2020, dapat teramati dari wilayah Indonesia," ujar Cecep dalam siaran langsung YouTube Kemenag RI, Kamis (23/4/2020).

Cecep menjelaskan, ijtimak (berakhir bulan lalu dan munculnya bulan baru) pada Kamis (23/4/2020) pukul 09.26 WIB, maka posisi hilal awal Ramadhan 1441 Hijriah dapat terlihat. "Hilal awal Ramadhan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat," tuturnya.

Cecep mengatakan hilal masuk bulan baru berdasarkan kesepakatan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) apabila tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam. Dari pantauan hilal di Pelabuhan Ratu, tinggi hilal saat terbenam pada posisi 3,72 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit.

"Untuk di Pelabuhan Ratu, posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,72 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 5 detik. Jadi ada referensi bahwa hilal awal Ramadhan 1441H pada hari Kamis tanggal 23 April 2020 teramati dari wilayah Indonesia," katanya.

Setelah pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1441 Hijriah dari tim Falakiyah Kemenag, berlanjut pada sidang isbat yang akan dilaksanakan secara tertutup. Sidang ini akan diikuti secara terbatas oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, perwakilan Komisi VIII DPR, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara itu, undangan ormas Islam akan mengikuti sidang isbat secara online.

Setelah itu, Menteri Agama akan mengumumkan 1 Ramadhan 1441 Hijriah secara resmi. Masyarakat dapat menyaksikan pengumuman ini secara online melalui TVRI, website, dan media sosial Kemenag.

(gbr/gbr)