Surat Minta Bantuan Ada Cap Gerindra, Ketua Komisi 2 DPRD Medan: Itu Blunder

Ahmad Arfah - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 13:18 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Aulia Rahman (dok. Istimewa)
Foto: Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Aulia Rahman (dok. Istimewa)
Medan -

Surat permintaan bantuan ke perusahaan dengan kop surat Komisi 2 DPRD Medan yang diteken Ketua Komisi 2, Aulia Rahman, viral. Meski kop suratnya tertulis Komisi 2 DPRD Medan, namun stempel surat itu menggunakan stempel dengan logo Partai Gerindra.

Aulia Rahman pun memberi penjelasan soal keberadaan surat itu. Dia awalnya menjelaskan niat membuat surat yang ditujukan kepada perusahaan di wilayah Mabar, Medan, tersebut.

"Niat kita kan hanya melakukan satu aksi ke masyarakat. DPRD itu dituntut akan hal itu saat COVID-19. Perusahaan yang kita surati itu positif dan kita bukan melalui paksaan. Kita meminta bantuan itu memang ada, silakan. Nggak ada juga nggak apa-apa. Kita minta ke perusahaan itu kalau memang ada, mereka langsung yang memberikan," ujar Aulia, Kamis (23/4/2020).

Aulia menilai keberadaan surat ini menjadi heboh karena dipolitisasi. Dia menyebut surat itu ditujukan perusahaan agar bisa membantu ke warga yang belum mendapat bantuan dari Pemko Medan.

"Gubernur dan Presiden juga kan minta perusahaan bantu melalui CSR perusahaan. Jadi satu sisi, kita harus menyikapi sebagai dewan ini. Masyarakat Medan utara itu kan banyak nggak mampu. Kita minta perusahaan itu adalah sumbangsih ke masyarakat. Dengan sistem tambal sulam. Dari Pemko nggak dapat, dari perusahaan dapat. Karena kita nggak paham administrasi, itu yang menjadi bahan bully-an," ujarnya.

Dia kemudian menjelaskan soal keberadaan stempel Gerindra. Menurutnya, pengurus ranting Gerindra yang menstempel surat tersebut.

"Saya tidak pernah menyetempel. Ranting yang menyetempel. Saya sudah komplain ke ranting," ujarnya.

Tonton video Kakek Ini Tolak Bantuan, Minta Dialihkan ke Warga yang Lebih Butuh:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2