Peserta JKN-KIS Bisa Pantau Kesehatan Lewat Fitur Skrining Mandiri

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 12:39 WIB
Aplikasi Mobile JKN, Yogyakarta, Rabu (14/3/2018).
Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Jakarta -

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kini dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk melakukan screening mandiri gejala COVID-19 melalui fitur 'Skrining Mandiri COVID-19'.

Fitur ini akan terus dikembangkan dan diharapkan peserta JKN-KIS dapat terpantau kondisi kesehatannya serta dapat teridentifikasi perkembangan potensi penularan COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Maruf.

"Dalam kondisi pandemi ini, kondisi kesehatan peserta JKN-KIS menjadi prioritas kami. Untuk itu BPJS Kesehatan mendorong peran aktif peserta untuk dapat melakukan screening ini. Sehingga kami dapat mendorong pemangku kepentingan terkait termasuk fasilitas kesehatan untuk terus melakukan pencegahan serta upaya promotif dan preventif bagi pesertanya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2020).

Iqbal menjelaskan, peserta JKN-KIS yang sudah mengunduh dan mengaktifkan Mobile JKN dapat langsung memilih fitur 'Skrining Mandiri COVID-19'. Di fitur tersebut, peserta dapat mengisi identitas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar COVID-19. Screening mandiri COVID-19 ini, terdapat fitur GPS dan akan terkoneksi dengan lokasi peserta dan disinergikan dengan data dan informasi status zona di wilayah masing-masing.

Screening mandiri COVID-19 dalam aplikasi Mobile JKN selain dapat dilakukan sekali oleh peserta, juga bisa dilakukan setiap hari agar mendapatkan data terkini dan akurat. Notifikasi screening harian akan muncul setiap pukul 10.00 WIB.

"Untuk itu kami mengimbau kepada peserta JKN-KIS untuk dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Selain screening mandiri COVID-19 dalam aplikasi ini juga terdapat fitur skrining riwayat kesehatan. Fitur ini tujuannya untuk mendeteksi gejala penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal kronis dan jantung koroner," imbuhnya.

Iqbal menambahkan, banyak manfaat yang bisa diambil dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN khususnya di masa pandemi COVID-19 ini. Masyarakat bisa mendaftarkan diri menjadi peserta bagi yang belum mendaftar dan mengurus administrasi kepesertaan dari rumah, tanpa perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Selain itu, lewat aplikasi Mobile JKN, peserta juga dapat mendaftarkan antrean di fasilitas kesehatan dari rumah sehingga dapat mengurangi risiko tertular penyakit dibandingkan antre langsung. Iqbal juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah, menerapkan pola hidup bersih sehat dan mengupayakan physical distancing imbauan Pemerintah sebagai bentuk kewaspadaan terhadap menularnya penyakit tersebut.

"Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas di luar rumah, sebelum dan setelah makan, makan makanan sehat seperti buah dan sayuran, minum air putih, olahraga dan istirahat cukup saat ini penting dilakukan agar daya tahan tubuh kita kuat untuk menangkal ancaman virus dan penyakit. Selain itu, gunakan masker kain saat berada di luar rumah," pungkasnya.

(prf/ega)