DPR Kembali Desak Presiden Ganti Panglima TNI

DPR Kembali Desak Presiden Ganti Panglima TNI

- detikNews
Rabu, 14 Des 2005 18:52 WIB
Jakarta - Setelah beberapa saat terlupakan, wacana pergantian Panglima TNI kembali muncul. Anggota dari Komisi I dari Partai Golkar Yuddy Chrisnandi mendesak agar pergantian panglima segera diproses. Hal ini disebabkan masa jabatan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto sudah tiga kali diperpanjang."Jika diperpanjang lagi regenerasi TNI akan terhambat. Untuk itu presiden harus segera mengajukan nama sehingga dapat diproses semasa DPR sedang reses," kata Yuddy kepada wartawan di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2005).Menurut Yuddy, regenerasi TNI diperlukan untuk menjaga profesionalisme. Yuddy menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan memperpanjang masa jabatan Endriartono hingga berakhirnya penyerahan dan pemusnahan senjata GAM, yakni 31 Desember 2005. Untuk itu, hendaknya presiden segera memproses nama-nama calon panglima TNI.Mengenai nama-nama yang diajukan, menurut Yuddy, masih berkisar 4 orang sesuai dengan persyaratannya. 4 Orang itu adalah tiga kepala staf dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu. Idealnya, lanjut Yuddy, yang menjadi panglima adalah seseorang yang paling senior dan berpengalaman. Pengulur-uluran pergantian Panglima TNI, menurutnya, terkesan mengkotakkan Ryamizard. Padahal pada April 2006, Rhymizard akan memasuki masa pensiun. "Padahal Ryamizard sudah diajukan sejak pemerintahan Megawati, namun hingga sekarang suratnya belum diproses," tandasnya. (atq/)


Berita Terkait