Round-Up

Kisah Penggali Kubur Jakarta Disorot Dunia

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Apr 2020 07:45 WIB
Para pekerja di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta, menerima bantuan 60 alat pelindung diri (APD) hamzat, dan ratusan paket sembako.
ilustrasi pemakaman di TPU Pondok Rangon (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Kisah penggali kubur di DKI Jakarta disorot media internasional. Ini tak terlepas setelah angka pemakaman di Ibu Kota meningkat semenjak virus Corona mewabah.

Media asing itu mengangkat cerita seorang penggali kubur yang hampir tak bisa melepas lelah belakangan ini. Minar (54), jadi objek pemberitaan media Singapura Channel News Asia.

Minar adalah penggali kubur di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Sepengalamannya, tak pernah aktivitas menggali makam sesibuk periode saat ini.

"Pekerjaan saya sekarang sangat berbeda... Saya hampir tak bisa istirahat," kata Minar seperti ditulis Channel News Asia, Rabu (22/4/2020).

Dia mengaku kondisi sekarang sangat melelahkan. Setiap harinya, dirinya harus menggali lubang makam karena jenazah terus berdatangan.

"Sekarang sangat melelahkan, karena ada begitu banyak jenazah tiba setiap hari, jadi aku merasa lelah karena menggali tanpa henti," ujar Minar dalam artikel Channel News Asia berjudul 'I can barely take a break': Gravediggers in Jakarta race against time as deaths linked to COVID-19 rise.

Curhat Pilu Petugas Pemakaman Jenazah COVID-19:

Selanjutnya
Halaman
1 2