Suaranya Kurang Nyaring, Mahasiswa Bikin BEM 'Tandingan'
Rabu, 14 Des 2005 16:39 WIB
Jakarta - Mahasiswa dari 30-an universitas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mendeklarasikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Merah Putih. Mereka menganggap BEM yang sudah terbentuk selama ini kurang nyaring bunyinya."Tujuan deklarasi ini untuk mempersatukan mahasiswa di Jabotabek plus Depok agar lebih bersuara terhadap kebijakan SBY-JK yang antirakyat," kata Presiden BEM Merah Putih Universitas Islam Jakarta Aris Pratama dalam deklarasi BEM Merah Putih di Jakarta Media Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (14/12/2005).Namun Aris menepis anggapan BEM Merah Putih adalah tandingan dari BEM yang sudah ada selama ini. "Bukan tandingan," tandasnya.Dideklarasikannya BEM Merah Putih, imbuhnya, karena mereka merasa wadah-wadah atau organisasi yang bisa menyalurkan aspirasi mereka saat ini sedang terdiam atau didiamkan. "Kita ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa mahasiswa saat ini tidak diam," katanya.Karena itu, BEM Merah Putih dalam waktu dekat akan merealisasikan langkah konkret, yakni menggelar aksi demo pada 18 Desember mendatang.Demo tersebut akan mengusung sejumlah tuntutan, yakni mengutuk dengan tegas segala bentuk pembodohan dan penghisapan yang dilakukan pemerintah terhadap rakyat, menuntut pemerintah keluar dari World Trade Organization (WTO/Organisasi Perdagangan Dunia), menolak kenaikan harga BBM, mendesak SBY-JK mundur, dan menolak impor gula.Universitas-universitas yang mendeklarasikan BEM Merah Putih antara lain Universitas Negeri Jakarta, UI, IPB, Universitas Trisakti, Universitas Mercubuana, Universitas Pancasila, dan Universitas Borobudur.
(umi/)











































