Seorang Tahanan Poltabes Pekanbaru Tewas

Seorang Tahanan Poltabes Pekanbaru Tewas

- detikNews
Rabu, 14 Des 2005 15:53 WIB
Pekanbaru - Seorang tahanan Poltabes Pekanbaru bernama Riki Mario (25) tewas setelah dirawat di rumah sakit. Diduga kematian tersangka kasus narkoba ini karena mengalami sakit paru-paru. Riki Mario Rabu (14/12/2006) sekitar pukul 10.00 tadi pagi dikebumikan keluarganya di pemakaman umum wilayah Gobah Pekanbaru. Isak tangis mewarnai jalannya pemakaman anak kedua dari tiga bersaudara itu. Tahanan Poltabes Pekanbaru ini, dilaporkan tewas saat menjalani perawatan di RSUD Pekanbaru pada Selasa (13/12/2005) sekitar pukul 20.00 WIB. "Sebelum meninggal dunia, Riki sendiri sudah menjalani perawatan selama empat hari di RSUD Pekanbaru. Pihak keluarga mengetahui anaknya telah meninggal dunia dari pihak kepolisian," kata Anang Mardia kuasa hukum keluarga Riki kepada wartawan, di Pekanbaru, Rabu (14/12/2005). Sejumlah informasi yang dihimpun menyebutkan, Riko warga Kecamatan Sail, Pekanbaru ini, ditangkap pihak kepolisian dalam kasus pengguna narkoba. Riki ditangkap pihak kepolisian pada pertengahan puasa lalu karena mengkomsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Sejak pemuda ini ditangkap hingga azal menjemputnya, berkas acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian sendiri belum tuntas. Karena kasus pengguna naroba ini masih terus dikembangkan pihak kepolisian. Sebelum Riki ditangkap pihak kepolisian, tersangka ini sudah mengalami beberapa penyakit dalam. Di antaranya Riki menderita penyakit paru-paru. Itu sebabnya, selama dalam status sebagai tahanan, sebelum meninggal dunai, Riki menjalani perawatan selama 8 hari di RS Polri, Polda Riau di Jl Kartini Pekanbaru. Karena kondisi kesehatannya yang terus memburuk, Riki dirujuk ke RSUD Pekanbaru. "Perawatan di RSUD merupakan permintaan pihak keluarga sendiri. Malah dokter yang menanganinya merupakan dokter pribadi keluarga mereka sendiri," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP, Edi Pariadi saat dihubungi detikcom. Menurut Kasat, dirujuknya Riki kerumah sakit karena selama dalam tahanan tersengka mengalami penyakit paru-paru. Kondisi yang terus memburuk, membuat pihak kepolisian membawanya ke RS Polri. "Kalau soal penyebab pastinya kematian itu tanyakan aja ke dokter, Kami sendiri bertemu dengan keluaragnya dan mereka bisa menerimanya," katanya (jon/)



Berita Terkait