Usai Diperiksa Timtas, Ali Rahman Langsung Ngacir
Rabu, 14 Des 2005 15:27 WIB
Jakarta - Ada-ada saja ulah mantan Sekretaris Negara Ali Rahman. Hanya karena ogah ketemu wartawan, ia sampai harus kucing-kucingan dan nyelinap lewat jalan khusus. Setelah berhasil lolos, ia langsung ngacir dengan Toyona Innova-nya.Ali memang diperiksa lagi untuk yang kedua kalinya oleh Timtas Tipikor di Gedung Bundar, Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Rabu (14/12/2005) ini. Kasus yang membelitnya adalah masalah peruntukan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan semasa dia menjadi Sesneg. Sayang pemeriksaan Ali sempat luput dari pantauan wartawan. Saat dikonfirmasi ke Kapuspenkum Kejagung Masyhudi Ridwan, ia mengaku tidak tahu ada pemeriksaan tersebut. Padahal beredar kabar, Ali akan diperiksa pada pukul 09.00 WIB.Hingga pukul 10.00 WIB lebih, wartawan masih kasak-kusuk mencari informasi. Di bagian penerimaan tamu Kejagung pun tidak ditemukan nama Ali dalam daftar.Sampai pukul 11.00 WIB, seorang wartawan sempat memergoki Ali. Saat itu Ali terlihat menyelinap lewat pintu kecil di lantai I Gedung Bundar yang biasanya terkunci rapat. Sayang, Ali tidak sempat diwawancarai, ia keburu ngacir dengan mobilnya meninggalkan gedung Kejagung.Menurut sumber di Kajagung, Ali datang sesuai jadwal, pukul 09.00 WIB, dan menjalani pemeriksaan selama dua jam untuk sekadar mencocokkan berkas. Namun tidak dijelaskan berkas apa yang dimaksud.Sayang saat hal itu dikorfirmasikan kembali kepada bagian Puspenkum Kejagung, tidak diperoleh informasi yang memuaskan. Jawaban yang sama harus diterima wartawan. Tidak ada pemeriksaan terhadap Ali. Kalau begitu, siapa dong yang ngacir tadi?
(umi/)











































