Diundang Diskusi, Cak Imin Emoh Tampil Bareng Cak Anam
Rabu, 14 Des 2005 15:00 WIB
Jakarta - Meski Saifullah Yusuf dan Muhaimin Iskandar sudah bersalaman, bukan berarti konflik PKB selesai. Bahkan, seteru dua kubu PKB tersebut makin nyata. Saat diundang diskusi mengenai PKB, Muhaimin enggan duduk menjadi pembicara bersama Choirul Anam.Diskusi tersebut digelar Soegeng Sarjadi Syndicate di Wisma Kodel, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (13/12/2005) malam.Dalam diskusi yang sedianya dipandu Sugeng Sarjadi itu, menghadirkan pembicara pengamat politik Arbi Sanit, Ketum PKB Muktamar Surabaya Choirul Anam dan Ketum PKB Muktamar Semarang Muhaimin Iskandar. Tema diskusi sendiri yakni PKB dan Prospek tahun 2009.Kubu Cak Anam, panggilan Choirul Anam, yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Sekjen Idham Cholied dan Ketua DPP PKB Aris Azhari Siagian. Sedangkan kubu Muhaimin antara lain Wakil Sekjen PKB Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny). Sumber detikcom yang turut hadir dalam acara itu menceritakan, kubu Cak Anam tiba terlebih dahulu di ruangan diskusi yang terletak di lantai 11 itu sekitar pukul 19.00 WIB. Tak lama kemudian, kubu Muhaimin juga tiba. Nah, dalam pertemuan tersebut masing-masing kubu sempat terhenyak. "Mereka kaget dan tidak menyangka bisa bertemu disini," tuturnya.Tidak lama kemudian, Soegeng, Arbi, Muhaimin yang ditemani Yenny, Anam yang ditemani Aris melakukan pembicaraan tertutup. Nah, dalam pertemuan tersebut, Cak Imin, panggilan Muhaimin, mengaku enggan menjadi pembicara. Cak Imin mengaku tidak siap membicarakan PKB jika tampil bareng Cak Anam.Soegeng pun sempat membujuk Imin untuk tetap mau menjadi pembicara. Ia menawari Cak Imin untuk tampil dalam diskusi PKB terpisah dengan Cak Anam. Tawaran itupun ditolak Cak Imin. Lalu, Soegeng kembali menawari Cak Imin untuk diskusi mengenai visi kebangsaan tanpa menyinggung masalah PKB. Lagi-lagi tawaran ini ditolak Cak Imin. Rombongan Cak Imin pun akhirnya pulang sekitar pukul 20.30 WIB.Saat dikonfirmasi, Idham membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Saya juga sempet kaget dan tidak menyangka bisa bertemu dengan Muhaimin disana," jelas Idham saat dihubungi detikcom, Rabu (14/12/2005).Ia menyayangkan sikap Cak Imin yang tidak mau berbicara dalam diskusi tersebut. "Seharusnya forum-forum seperti itu kita bisa gunakan untuk membahas bareng soal PKB," ujarnya.
(iy/)











































