Kisah Luri, Satu-satunya Wanita Petugas Evakuasi Pasien Corona di Samarinda

Yovanda Izabella - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 22:15 WIB
Kisah Luri, Satu-satunya Wanita Petugas Evakuasi Pasien Corona di Samarinda (Foto: Yovanda/detikcom)
Kisah Luri, Satu-satunya Wanita Petugas Evakuasi Pasien Corona di Samarinda (Yovanda/detikcom)
Samarinda -

Untuk mengantisipasi penularan virus Corona (COVID-19), BPBD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, membentuk tim khusus yang bertugas mengevakuasi pasien COVID-19. Tim ini terdiri dari tujuh orang, salah satunya Luri Estyani Syarifuddin.

Luri merupakan perempuan satu-satunya di tim khusus, yang mengevakuasi pasien COVID-19. Sebagai petugas inti, Luri harus siap selama 24 jam. Tak ada waktu untuk bersantai selama masa pandemi virus Corona belum berakhir.

Selasa (21/4/2020) petang, perempuan yang lahir pada 5 Desember 1991 itu masih siaga menggunakan alat pelindung diri (APD) bersama empat rekannya. Meski terasa panas, Luri tetap nyaman menggunakan wearpack atau pakaian khusus untuk keselamatan kerja.

"Selalu siaga, setiap hari harus siap mengevakuasi pasien dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19," kata dia sembari tersenyum.

Raut lelah tampak di wajah Luri. Namun dia tetap semangat karena perintah tugas menjemput pasien yang dinyatakan positif dari hasil rapid test bisa kapan saja.

Sebagai tim evakuasi, tugas utamanya tentu saja mengevakuasi pasien COVID-19 untuk dibawa ke rumah sakit atau ke tempat karantina lainnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4