Jokowi Larang Mudik, Walkot Cilegon: Masyarakat Harus Patuh Aturan Pemerintah

M Iqbal - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 19:46 WIB
Wali Kota Cilegon Edi Ariadi tak ingin karantina wilayah di Cilegon terjadi. Edi khawatir warganya sulit mendapatkan sembako.
Wali Kota Cilegon Edi Ariadi (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melarang mudik Lebaran 2020 untuk seluruh warga Indonesia. Wali Kota Cilegon Edi Ariadi setuju dan berpendapat warga perantau tak mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Lebih bagus tidak mudik, kan lebih enak, kan spanduk-spanduk (imbauan) saya kan banyak," katanya kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Edi mengatakan, jika sudah ada larangan mudik, masyarakat diminta patuh terhadap aturan pemerintah. Namun, Pemerintah Kota Cilegon belum merinci langkah apa yang akan dilakukan untuk menghalau pemudik dari tempat perantauan.

"Saya tuh ingin masyarakat tuh patuh sama pemerintah, coba sih tekanannya tuh begitu. Pak Wali tuh sebagai Ketua Gugus Tugas selalu berharap masyarakat tuh patuh terhadap imbauan pemerintah," kata dia.

Kepatuhan masyarakat dinilai masih kurang dalam mengikuti imbauan pemerintah terkait social distancing dan physical distancing. Akibatnya, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Cilegon terus bertambah.

"Kumpul-kumpul, social distancing masih aja (dilanggar) gitu lho," ujarnya.

(idn/idn)