Resmi Dikukuhkan, Jabar Bergerak Kota Bogor Langsung Sebar Bantuan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 19:16 WIB
Pemkot Bogor
Foto: Pemkot Bogor
Jakarta -

Organisasi non profit dan non politik Jabar Bergerak Chapter Kota Bogor resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya Kamil. Hal itu tidak lepas dari permintaan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Yane Ardian.

"Kami bangga karena Kota Bogor juga terdorong menginisiasi Jabar Bergerak Chapter Kota Bogor. Karena mereka sudah siap, kami pun datang dan kukuhkan jadi tidak ada paksaan," ujar Atalia dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

Atalia mengatakan Jabar Bergerak ini merupakan sebuah organisasi gerakan masyarakat lintas sektor, lintas agama, lintas latar belakang yang memiliki satu kepentingan, yakni mensejahterakan masyarakat.

Sedikitnya ada lima bidang yang menjadi fokus Jabar Bergerak, seperti Bidang Agama, Bidang Takuya (Pariwisata dan Kuliner), Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Lingkungan dan Bidang Sosial.

"Organisasi kami tidak mendapatkan anggaran dari pemerintah, sebaliknya kami patungan. Dan kami pastikan pengurus dan relawan bukan orang politik," tegas Atalia.

Dia menambahkan sebagai langkah awal Jabar Bergerak Chapter Kota Bogor pihaknya telah memberikan bantuan berupa 1.000 masker kain, 100 hand sanitizer, 50 MPASI, 20 susu, 100 sabun batangan dan jamu dalam kapsul untuk dibagikan ke masyarakat.

"Kami berharap ada kesinambungan, sinergitas, bergerak secara simultan dengan kekuatan masing-masing, mengajak orang lain, perusahaan, akademisi terjun bersama mengumpulkan dana untuk kemudian diserahkan ke masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Jabar Bergerak Kota Bogor Yane Ardian mengatakan dirinya mempercayakan Yantie Rachim selalu Ketua Umum Jabar Bergerak Chapter Kota Bogor bersama tim. Dia berharap dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.

Terhitung dari dikukuhkan, Jabar Bergerak Chapter Kota Bogor ini sudah mulai bergerak membagikan bantuan dari Provinsi.

"Saya sudah bilang ke pengurus kalau semuanya harus terdata dan rapi, pendistribusian bukan hanya sekedar bagi-bagi tapi menyesuaikan dengan data," pungkasnya.

(akn/ega)