ATM Kondom Sudah Lemah & Lesu

ATM Kondom Sudah Lemah & Lesu

- detikNews
Rabu, 14 Des 2005 12:21 WIB
ATM Kondom Sudah Lemah & Lesu
Jakarta - Baru dua tahun beroperasi, ATM kondom sudah lemah dan lesu. Tapi ini bukan soal omzet penjualannya, melainkan pelaporan kegiatan operasionalnya.ATM kondom produksi Artika ini beroperasi di tujuh titik di Jakarta dan 25 unit tersebar di Indonesia. Namun sistem pelaporan operasional mesin ini memiliki kelemahan. Sehingga menjadi lumrah bila penggunaannya tidak terpantau."Awalnya ada sistem pelaporan yang jelas," tukas Kasubdit Humas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Ipin Husni kepada detikcom, Rabu (14/12/2005).Pada awal mesin itu difungsikan, ada bentuk-bentuk pelaporan yang digunakan oleh BKKBN. Misalkan saja menggunakan blangko formulir yang kemudian dilaporkan ke BKKBN Pusat. "Dengan begitu kan bisa dipantau berapa konsumen kondom dalam sebulannya," jelasnya.Ipin mengungkapkan, untuk penggunaan alat kontrasepsi apa pun seharusnya terpantau jelas. Bahkan BKKBN harus memiliki laporannya yang jelas. "Mestinya begitu," ungkap dia lagi.Namun kini, Ipin mengeluhkan sistem pelaporan yang mulai mengalami kelesuan ini. Ia pun mengaku tidak mengetahui penyebab dari lemahnya sistem itu. "Mungkin saja karena kini mesin itu berada di tanah pengelola yang berbeda," kata Ipin sambil merinci pengelola yang berbeda, seperti Mabes TNI AD Cilangkap, Mabes Polri, dan Polda Metro Jaya.Belum lagi yang berada di beberapa titik di Indonesia, Ipin mengaku kesulitan untuk memantau sistem pelaporannya. "Saya pesimis yah kalau ada pelaporan yang jelas berapa saja konsumen ATM kondom itu," keluhnya. (wiq/)


Berita Terkait