Hindari Teroris, Tamu Hotel Jakarta Wajib Laporkan Identitas
Rabu, 14 Des 2005 11:54 WIB
Jakarta - Khawatir Jakarta jadi sasaran bom teroris terus-menerus, Polda Metro Jaya kini mewajibkan tamu-tamu hotel di Jakarta melaporkan identitasnya kepada aparat dan manajemen hotel."Jadi tidak hanya tingkat RT dan RW saja. Ke depan kita minta seluruh tamu hotel melaporkan identitasnya. Ini untuk mengantisipasi aksi teror di Jakarta," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani.Firman menyampaikan hal itu usai serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Polda Metro Jaya di kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (14/12/2005).Upaya mengantisipasi aksi teror, imbuh Firman, terus ditingkatkan lewat Operasi Yustisi. "Sampai saat ini belum ada kendala dalam pelaksanaannya. Polda sendiri terus berharap masyarakat melaporkan tamu atau orang asing yang masuk lingkungan warga," ujarnya.Natal & Tahun BaruSementara itu, untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, siang ini Polda Metro Jaya akan menggelar rapat koordinasi antara polsek-polsek dengan pihak gereja. Dari hasil rapat itu, Polda akan menganalisa berapa aparat keamanan yang harus dikerahkan.Sebelumnya, Firman mengatakan ada 23 gereja di Jakarta yang dapat perhatian khusus dari pihak Polda karena mendapat ancaman bom. Namun ia tidak merinci gereja-gereja mana saja yang mendapat pengamanan khusus itu. Hanya lokasinya saja yang diungkapkan, yakni Jakarta Pusat.
(umi/)











































