2009, KRL di Jabotabek Ber-AC

2009, KRL di Jabotabek Ber-AC

- detikNews
Rabu, 14 Des 2005 11:14 WIB
Jakarta - PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi I Jabotabek menargetkan semua kereta api listrik (KRL) di wilayahnya ber-AC pada tahun 2009 nanti. Guna merealisasikan target itu pada tahun ini, PT KA mendatangkan KRL dari Jepang sebanyak 16 gerbong."Setiap tahun kita menyisihkan dana investasi untuk membeli 16 gerbong KRL. Pada 23 September lalu sudah datang 8 gerbong. Rabu ini, akan datang lagi 8 gerbong. Target kita pada 2009 semua KRL di Jabotabek sudah ber-AC," kata Kepala Humas PT KA Daops I Jabotabek Ahmad Sujadi kepada detikcom lewat sambungan telepon, Rabu (14/12/2005).Dijelaskan oleh Ahmad Sujadi, hingga kini permintaan atas KRL yang ber-AC masih sangat tinggi. Misalnya saja untuk jurusan Bekasi ke Senen belum ada yang ber-AC, demikian juga jurusan Cakung dan Kranji. "Diharapkan dengan adanya tambahan 8 gerbong pada hari ini, maka bisa digunakan sebagai cadangan, karena selama ini semua KRL AC beroperasi," imbuhnya.Dia menambahkan, pihak PT KA sengaja membeli KRL bekas dari Jepang karena harganya lebih murah namun kualitasnya cukup baik. "Satu gerbong harganya Rp 800 juta. Berdasarkan pengalaman kita selama ini, KRL eks Jepang ini kondisinya masih bagus dan kita sudah care dengan teknologinya," kata dia.Disebutkannya, pada tahun 2000 mendapatkan KRL dari Jepang sebanyak 72 gerbong, dimana 62 gerbong dioperasikan dan 10 untuk cadangan. Dalam perkembangannya ternyata 72 gerbong itu bisa dioperasikan semuanya, karena kerusakan bisa dilakukan perbaikan oleh teknisi PT KA. "Karena mutunya bagus dan perawatannya mudah, maka kita putuskan untuk berinvestasi membeli KRL dari Jepang," terang Ahmad Sujadi. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads