MHKI Minta Pemerintah Segera Cairkan Pembiayaan Perawatan Pasien Corona

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 20 Apr 2020 15:28 WIB
Poster
Foto ilustrasi tenaga medis yang tangani Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) meminta pemerintah segera mencairkan pembiayaan perawatan untuk pasien Corona (COVID-19). Sebab, proses klaim dari pasien terus berjalan di beberapa rumah sakit dan FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama).

Ketua Umum DPP MHKI, Mahesa Paranadipa Maikel mengatakan pembiayaan pasien tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, UU No. 36/2009 tentang Kesehatan, dana UU No. 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Kemudian Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 104 Tahun 2020 yang ditetapkan pada 14 Februari 2020.

Peraturan lain yang menjadi rujukan juga diterbitkan lewat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 238 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Pembiayaan yang ditandatangani pada tanggal 6 April 2020. Mahesa menyebut pembiayaan penyakit yang telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) atau wabah sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah.

"Namun faktanya, sambil proses klaim ini berjalan, hingga hari ini pembiayaan pasien COVID-19 di rumah sakit maupun di FKTP belum mendapat penggantian," kata Mahesa dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2020).

Mahesa menuturkan rumah sakit juga mengalami penurunan pasien. Hal ini mengingat adanya surat edaran dari Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor 1118 tertanggal 9 April 2020 yang berisi imbauan untuk tidak praktik rutin kecuali ada emergency.

"Akhirnya pemasukan fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit dari klaim ke BPJS Kesehatan maupun dari pasien umum menurun drastis. Bagi FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak memiliki banyak pengaruh karena ditopang dengan dana Kapitasi. Namun, problem di FKTP adalah belum jelasnya mekanisme klaim pelayanan pasien COVID-19," katanya.

Pasien Covid-19 DKI Akan Diberi Pendamping Psikolog:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2