BLK Surakarta Salurkan Bantuan 200 APD ke Kabupaten Sragen

Abu Ubaidillah - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 19:25 WIB
Kemnaker
Foto: dok kemnaker
Jakarta -

BLK Surakarta menyerahkan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) yang terdiri dari 200 pakaian hazmat dan face shield kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Sragen.

"Bantuan berupa 200 potong pakaian hazmat dan 200 face shield ini adalah bentuk dukungan BLK Surakarta dalam penanganan dampak Covid-19 di Sragen," ujar Kepala BLK Surakarta Sofwan Setiawan dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2020).

Sofwan Setiawan menyerahkan secara simbolis bantuan di Pendopo Sumonegaran Bupati Sragen yang langsung diterima oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sragen.

Menurut Sofwan, bantuan tersebut merupakan bantuan kesekian kalinya yang disalurkan ke masyarakat oleh BLK Surakarta. Sebelumnya, BLK Surakarta juga menyerahkan bantuan berupa APD dan masker ke beberapa pihak.

Pihak-pihak yang lebih dulu menerima bantuan dari BLK Surakarta yakni RSUD dr. Moewardi Solo (75 APD dan 300 masker; lingkungan sekitar BLK Surakarta, pasar tradisional, dan SPBU (1.700 masker); serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surakarta (500 APD).

"Bantuan pakaian hazmat dan face shield ini merupakan tindak lanjut arahan Menaker RI dan sebagai wujud dukungan dari BLK Surakarta kepada para tenaga medis yang merupakan ujung tombak dalam penanganan penderita pandemi COVID-19," terang Sofyan.

Ia menambahkan, BLK Surakarta akan terus berkomitmen membantu percepatan pencegahan COVID-19 dan rencananya pada tanggal 20 April 2020, BLK Surakarta akan kembali menyerahkan bantuan di Kota Surakarta.

Bantuan yang akan diserahkan Senin (20/4) merupakan bantuan tahap II kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surakarta sebanyak 1.000 potong pakaian APD/hamzat dan 600 face shield.

"Pandemi ini masalah kita bersama. Kita harus bersama-sama dan saling bahu-membahu untuk menanganinya," pungkas Sofyan.

(ega/ega)