Kejari Jaksel Soal 3 Tahanan Positif Corona: Kesehatannya Semakin Baik

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 19 Apr 2020 13:42 WIB
Karya Ilustrasi Corona
Ilustrasi (instagram/@alirezapakdel_artist)

Sementara itu, Kejari Jaksel juga melaksanakan protokol pencegahan COVID-19 terhadap tahanan lainnya. Tahanan lainnya telah diperiksa rapid test hasilnya negatif.

"Sudah kami jalankan protap COVID-19, yang sakit dipisah. Yang sehat masih di sel rutan dan diterapkan karantina mandiri sesuai dengan protokol pemerintah," ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelumnya ada tahanan kasus tindak pidana khusus pajak yang meninggal karena jantung. Dia menegaskan tahanan itu bukan terkena COVID-19 dan pemakamannya tidak dilakukan dengan protokol pemulasaraan jenazah COVID-19.

Saat meninggal status tahanan tersebut oleh hakim sudah dialihkan menjadi tahanan rumah. Andhi meluruskan berita yang beredar bahwa tahanan kasus pajak ini meninggal sebelum ada PSBB dan ramai COVID-19.

"Kemarin ada tahanan 1 kasus pajak meninggal sebelum ada PSBB sebelum ramai COVID-19 dia sudah dialihkan penahanannya oleh hakim karena memang sakit, tapi bukan COVID-19 yang meninggal dia kena jantung. Tadinya dia tahanan begitu kita sampaikan sakit dan kita sendiri juga kesulitan untuk tim medisnya jadi hakim mengalihkan jadi tahanan kota karena jantung. pemakamannya nggak pakai protokol COVID-19," sambungnya.

Sebelumnya, ada tiga orang tahanan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang dinyatakan positif virus Corona. Ketiganya kini sudah diisolasi di rumah sakit.

"Benar ada tiga tahanan positif COVID-19 dan sudah diisolasi di rumah sakit," kata Kasi Intel Kajari Jakarta Selatan Andhi Ardhani, seperti dilansir Antara, Sabtu (18/4).


(yld/fas)